twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • ABOUT
  • CATEGORIES
    • DIY
    • TRAVEL
    • THOUGHTS
    • KOREAN WAVE
  • About
  • Contact

a wonderful life

Source: poems-and-words.tumblr.com

Thanks for some angels with no wings who inspire and support me.
You reveal the best of me.
You make me find the real me once again after i lost my self for a while.
Thank you.
September 20, 2016 No comments
Senin, 5 September 2016 menjadi salah satu hari besar dalam hidup saya. Pada hari itu, departemen menjadwalkan saya untuk sidang skripsi. Tak hanya itu, saya harus melakukan presentasi laporan kemajuan sebagai peserta Hibah Riset Fisipol UGM 2016. Saya juga mendapat satu lagi kesempatan istimewa dalam satu hari itu, yang suatu saat nanti mungkin akan saya bahas dalam satu posting tersendiri. Setelah seminggu lebih tertunda, baru kali ini saya berkesempatan menuliskan salah satu 'hari besar', hari bersejarah itu di blog. Selamat membaca.

Saya mengetahui jadwal sidang skripsi sekitar seminggu sebelum hari-H, sementara jadwal presentasi laporan kemajuan Hibah Riset baru saya ketahui dua hari sebelumnya. Beruntung, keduanya tidak jatuh pada jam yang bersamaan. Presentasi laporan kemajuan hibah Riset dilaksanakan pagi hari pukul 08.00 sementara sidang saya sore harinya, pukul 14.30. Jujur, saya sempat khawatir kalau-kalau saya down di presentasi paginya, sehingga memberi efek kurang baik pada sidang sore hari. Syukurlah, hal itu tidak terjadi. Meskipun ada beberapa masukan dari empat dosen yang membimbing pada laporan kemajuan Hibah Riset, tapi presentasi saya dapat dikatakan berjalan lancar. Hanya saja, waktu selesainya mundur jauh dari perkiraan saya. Ya, hari itu ada mahasiswa S3, S2, dan S1 yang mempresentasikan laporan kemajuan risetnya di hadapan Pak Suripto, Pak Subando Agus M., Pak I Made Krisnajaya, dan Pak Agus Pramusinto. Mahasiswa S1 mendapat giliran terakhir presentasi, sementara ada tiga hingga lima orang peserta Hibah Riset di masing-masing strata, jadilah saya baru keluar ruangan sekitar pukul setengah dua belas. Sedikit lega tapi entah kenapa lemas sekali rasanya, mungkin mulai nervous menjelang sidang hehe. Sebelum meninggalkan ruangan, seorang teman sempet menggoda, “Koe dino iki diuji dosen pitu.” (kamu hari ini diuji dosen tujuh) haha benar juga. 

2016-09-06 12.05.09 1
Sorry for the tired face hehe. Masih lemes efek kelamaan nervous :P
Officialy, Nurul Latifah, S.IP.

Saya makan siang di kantin Fisipol, semangkuk soto favorit hanya saya makan beberapa suap. Entah hanya terjadi pada saya atau mahasiswa lain juga mengalaminya, saya tak nafsu makan menjelang sidang. Saya bergegas sholat dzuhur dan mengganti pakaian dengan dresscode putih-hitam ala sidang. Ya, entah kenapa dresscode mau sidang ternyata serupa dengan dresscode mau ospek. Oke ini tidak penting. Sidang saya memang masih setengah tiga nanti, tapi saya sengaja bersiap lebih awal karena ada hal yang harus saya lakukan di Ruang BA 210 jam satu siang. Sehingga, selepas ganti baju saya segera menuju ruang BA 210 menemui Mbak Ian. Karena saya sudah menginformasikan bahwa saya akan sidang sore hari, maka ketika saya masuk ruangan Mbak Ian mempersilakan saya mempersiapkan sidang terlebih dahulu, nanti setelah sidang barulah kembali lagi. Saya mengiyakan dan segera menuju lobi Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik di lantai empat gedung BB Fisipol. Oh iya, tentang kenapa siang itu saya berada di BA 210 itulah yang tadi di awal saya katakan akan saya ceritakan di posting tersendiri suatu hari nanti hehe. 

Saya punya waktu cukup lama antara jam satu hingga jam setengah tiga yang saya habiskan dengan duduk di lobi departemen. Ingin membaca lagi skripsi saya, ingin latihan presentasi lagi, ingin belajar lagi sebelum masuk ruangan…meskipun sudah saya siapkan dengan matang beberapa hari sebelumnya, tapi satu setengah jam yang tersisa saya hanya duduk saja sambil chatting dengan Ibuk, sesekali menyapa teman yang lewat. Saya benar-benar gugup dan keringat dingin, bahkan sedikit mual. Hanya bisa berdoa dalam hati, semoga sidang saya berjalan lancar.

Sekitar pukul 14.15, Mbak Yuli staf Departemen MKP, mempersilakan saya masuk ruang sidang dan menunggu dosen datang. Tak lama, dosen pembimbing saya, Pak Hadriyanus Suharyanto datang disusul oleh dosen penguji pertama, Ibu Bevaola Kusumasari. Dosen penguji kedua, Pak Samodra Wibawa datang lima menit kemudian. Sidang skripsi dimulai pukul 14.35 WIB. Syukurlah, ketika masuk ruang sidang saya sudah berhasil mengatasi rasa gugup saya dan sudah lebih tenang. Saya mempresentasikan slide demi slide hasil penelitian saya selama lima belas menit. Alhamdulillah, para dosen juga mengapresiasi presentasi yang saya sampaikan. Bu Bevaola dan Pak Samodra memberikan beberapa masukan untuk perbaikan skripsi. Setelah dosen berdiskusi beberapa saat dan saya diminta menunggu di luar ruangan, Pak Hary, Sang Dosen Pembimbing memanggil saya masuk ruangan. Ketenangan tiba-tiba menguap begitu saja, dan saya kembali gugup. Ketika Pak Hary memberikan ucapan karena saya dinyatakan lulus dengan nilai yang cukup memuaskan, saya terharu dan entah kenapa tiba-tiba jadi deg-degan lagi. Saya mengucap hamdalah dan tak lupa berterima kasih kepada para dosen di ruangan dan segera memberi kabar kepada orangtua di rumah. Alhamdulillah :’) Lima September, akan jadi hari bersejarah dalam perjalanan hidup saya.

PhotoGrid_1474108379129
Thank you, my friends... for your presence, for all the wishes, for the gifts, and for caring.

Ketika saya keluar ruang sidang, beberapa kawan dekat datang mengucapkan selamat. Bahkan hingga sesi foto-foto bersama teman-teman itu saya masih terus saja keringat dingin dan deg-degan. Ada rasa haru sekaligus bahagia dapat sampai ke tahap ini. Setiap akhir mengantarkan pada awal-awal yang baru dan saya bersiap untuk itu. Welcome to the real world, demikian beberapa kawan berkata. Ya, sebentar lagi saya akan masuk pada lembaran baru, mari menikmati prosesnya. Saatnya mewujudkan impian-impian selanjutnya Smile Tapi, di penghujung tulisan ini, izinkanlah saya menuliskan ucapan terimakasih.

Thanks To:

Alhamdulillah, satu tahapan telah terlewati. Empat tahun lebih perjuangan saya belajar di Departemen MKP Fisipol sebentar lagi resmi berakhir. Terimakasih kepada Ibuk dan Bapak yang doa-doanya untuk kedua putra putrinya tak pernah berhenti dipanjatkan ke langit. Terimakasih kepada dosen-dosen saya di Fisipol, semoga ilmu yang saya peroleh selama ini berkah dan mendatangkan manfaat bagi saya dan orang-orang di sekitar saya. Tak lupa kepada Pak Damanhuri, sosok menginspirasi yang sangat membantu dalam penelitian saya di lapangan. Terimakasih kepada teman-teman yang telah begitu banyak berbagi pengalaman bersama saya selama berjuang di kampus biru tercinta. 


Source: yaochengdesign.com

Sista-sista Civilization yang kadang tipis tapi hampir setiap hari selalu ada di kelas-kelas mata kuliah, di jam-jam makan, di perpus, di room chatgroup, merelakan kosnya jadi tempat nginep, etc...luv you :*
Terimakasih Keluarga di PP Al Munawwir Komplek Q, Krapyak yang telah begitu banyak berbagi ilmu, cerita, hingga makanan (hehe) selama tiga setengah tahun pertama saya hidup di Jogja…thank you, segala tentang Krapyak sungguh akan selalu terkenang sepanjang hayat.
Terimakasih keluarga BBL-11, meskipun selempangnya gitu amat, tapi kalian sungguh memberi warna baru dalam hidup saya selama satu tahun terakhir…love you beyond the words.
Terimakasih The Hary’s Angels (teman-teman seperbimbingan) yang selalu setia bimbingan bersama, berbagi suka duka perskripsian, Pempem ayok semangat selesaikan risetmu!
Terimakasih Image Special Orbs yang selalu punya guyonan-guyonan yang bikin ngakak.
Special thanks to Bang Jik yang begiituuu banyak membantu selama hidupku, terutama empat tahun terakhir…nanti kamu tak hadiahi kembang desa Kebonsari wis haha.
Dan Hani yang selalu merelakan kontrakan dan kosnya jadi tempat transitku, yang sekali lirik udah saling paham apa yang ada di otak kita bwahahaha, alhamdulillah yaa kita insyaallah wisuda bareng :*
Terimakasih juga kepada teman seperjuangan MKP 2012 yang well sekali.
Dan teman-teman yang memberi pelajaran berharga dalam hidupku, semua yang tak dapat saya sebutkankan sau-satu. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian. Jazakumullahu ahsanal jaza’.

Oh iya, terimakasih juga “titipannya”, i really love every single details of it hehe :P



Magelang, 17 September 2016
with love,

Nurul
September 17, 2016 No comments
Seperti halnya berbagai peristiwa yang pasti memiliki hikmahnya masing-masing, setiap orang yang singgah dalam hidup kita pun memiliki porsinya sendiri-sendiri untuk membuat kita memahami suatu hal. Tidak pernah sia-sia. Setelah berbagai kejadian yang saya alami selama hidup saya, pepatah itu terasa benar adanya, bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Pengalaman atas berbagai peristiwa yang kita lalui dengan beragam karakter manusia.

Ya, kita dipertemukan dengan orang yang menertawakan impian-impian kita, untuk tau orang-orang yang mengapresiasi impian kita dan mendukung kita meraihnya. Kita dipertemukan dengan orang yang menjatuhkan kita, agar tau orang-orang yang membantu kita berdiri. Kita bertemu dengan mereka yang menyakiti hati kita, untuk tau siapa yang membuat kita tertawa. Dan dari setiap mereka kita selalu dapat belajar sesuatu. Karena jika kita terus menerus dipertemukan dengan orang-orang yang selalu menyenangkan dan membuat kita merasa nyaman, mungkin hal itu justru melenakan. Membuat kita lupa bersyukur dan lupa untuk terus mengembangkan diri kita. Bukankah dari kebencian kita belajar kasih sayang? Bukankah dari pengkhianatan kita belajar kesetiaan? Bukankah dari kemarahan kita belajar kesabaran? Bukankah dari kelemahan kita belajar kekuatan? Bukankah dari jatuh kita belajar untuk bangkit lagi?

Source: Pinterest


Jika sekarang kita mungkin tengah dipertemukan dengan orang-orang yang berbuat kurang menyenangkan perasaan, bersabarlah dan belajarlah dari mereka agar terhadap orang lain kita tidak bertingkah laku seperti yang mereka lakukan pada kita. Bersabarlah, Allah mempertemukan kita dengan manusia seperti itu, mungkin untuk mempertemukan kita dengan oang-orang yang positif suatu hari nanti. Lalu agar kita bersyukur akan hal tersebut. Jangan bersedih :)

Setiap orang yang kita temui, pasti mengajarkan kita suatu hal berharga, membuat kita satu tingkat lebih bijak menyikapi hidup. Bisa jadi orang yang berada dalam hidup kita begitu lama yang mengajarkan kita bersabar, dan bisa jadi orang yang singkat saja kita temui membuat kita memahami banyak hal, menemukan jawaban atas beberapa pertanyaan. Mari, belajarlah! :)

PS. Tetap semangat mewujudkan impian dan target-target kita, 
apapun kondisi kita hari ini!! :D


Magelang, 29 Agustus 2016
Menulis sembari menunggu kabar dari Mbak Yuli
August 29, 2016 3 comments
 

Begin this month with some good news, and this is one of them
 
This lovely sunflowers are special for my dearest sister,
Khalimatu Nisa, S.IP.
Finally, you did it sis!
She is an inspiring, smart, strong, humble, and very very nice lady :)
I think you should publish your thesis as a useful book.

Really proud of you,
your S.IP soon to be lil' sister



Nation Building Corner, Perpustakaan Pusat UGM
Jogja | August 3, 2016

August 04, 2016 No comments

 

Don't let anyone ever dull your sparkle, dear! :)


July 23, 2016 No comments

Ramadhan adalah tentang kesempatan dan harapan, kadang juga tentang...kenangan. Sebuah kalimat yang telah saya katakan pada posting sebelum ini. Ya, Ramadhan kadang adalah tentang kenangan, maka sangatlah wajar jika Ramadhan kali ini, saya atau mungkin juga kami, terkenang akan bulan puasa satu tahun yang lalu. Kali ini, izinkanlah saya mengenang bulan puasa tahun lalu yang tak terlupakan bagi kami.
Tiga puluh Juni, tahun 2015 adalah pertama kalinya saya bepergian dengan pesawat terbang. Penerbangan dari Jakarta itu membawa saya mendarat di Bandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan. Kesan pertama ketika keluar dari pesawat adalah: panas. Ya, bagi saya tempat itu cukup panas. Apalagi kala itu, adalah tengah hari di pertengahan bulan Ramadhan, cukup membuat kami makin haus dibuatnya haha. Tapi, saya harus mulai membiasakan diri, karena di tempat dengan suhu seperti inilah saya akan tinggal selama enam puluh hari mendatang untuk misi Kuliah Kerja Nyata.
Usai mengurus barang bawaan dan segala administrasi lainnya. Kami disambut kepala desa tempat kami akan melaksanakan KKN di halaman luar bandara, beliau adalah Pak Edyar yang telah menyiapkan satu unit bus milik Dinas Perhubungan dan mobil pribadi beliau untuk membawa kami ke lokasi KKN. Bus Dishub Kabupaten Belitung yang kami tumpangi jauh lebih kecil dari bus yang membawa kami dari Jogja ke Jakarta, jadilah dengan bus yang dijejali berbagai macam barang bawaan, kami berjalan meninggalkan bandara. Berjalan ke arah selatan, melewati jalan aspal yang tak terlalu lebar dan cenderung sepi, berbeda jauh dengan jalan raya yang kami temui di Jogja sana. Bahkan, kami sempat menemukan kera berlarian di salah satu sisi jalan, pemandangan unik yang jelas tidak akan kami temui di kota tempat kami menuntut ilmu. Perjalanan melaju ke arah selatan dan terus ke arah selatan hingga masuk Kecamatan Membalong, tepatnya di Desa Padang Kandis. Kami turun di sebuah dermaga yang begitu kecil dan sepi, tempat ini bernama Teluk Gembira, sebuah dermaga penghubung antara pulau yang akan kami tinggali dengan Pulau Belitung. 
Pertama kali tiba di dermaga Teluk Gembira.

Setelah sekitar setengah jam naik perahu, kami mulai melihat dermaga lain, sedikit lebih ramai daripada Teluk Gembira. Ada beberapa perahu nelayan merapat di dermaga itu. Ternyata, perahu kami pun turut merapat di situ. Kawan, sore itu adalah pertama kalinya saya dan teman-teman BBL-11 menginjakkan kaki di Pulau Seliu. Ketika berjalan dari dermaga memasuki gerbang selamat datang, kami tidak tahu masyarakat seperti apa yang akan kami hadapi, kami tidak tahu tempat seperti apa yang akan jadi rumah sementara kami, memang segala kegiatan dan kemungkinan telah coba kami persiapkan beberapa bulan terakhir, tapi tetap saja, kami tidak memiliki bayangan yang jelas tentang pulau kecil ini. Kami hanya tahu, apapun yang terjadi enam puluh hari nanti...harus kami hadapi. Kami hanya tahu, lima belas hari Ramadhan yang masih tersisa, akan begitu berbeda.
June 30, 2016 No comments
Penghujung semester genap, memasuki masa-masa dimana tak lama lagi KKN UGM periode antarsemester akan diberangkatkan. Satu tahun yang lalu, saya juga terlibat dalam persiapan yang lumayan 'riweh' untuk menghadapi KKN. Nah, karena pernah merasakan repotnya mempersiapkan banyak perbekalan untuk tinggal dua bulan di tanah rantau dengan jumlah muatan yang bisa dibawa terbatas, kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman untuk menghadapi per-KKN-an yang ooh betapa indahnya itu haha.

Persiapan yang saya tuliskan ini murni berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami, mungkin beberapa hal akan berbeda antara keadaan saya dengan keadaan teman-teman. Namun, semoga hal ini akan tetap dapat membantu :)

  1. Apabila lokasi KKN jauh dan mengharuskan naik pesawat terbang, sebaiknya berikan tanda yang sama pada seluruh barang yang masuk bagasi dan tidak dibawa ke kabin. Hal ini sangat berguna untuk memudahkan mengenali barang-barang kita saat pengambilan. Waktu itu, pada seluruh koper dan kardus milik Tim BBL-11 kami memasang pita merah dan stiker KKN Seliu, sehingga kami bisa langsung mengenali ketika barang kami keluar dari something yang ada rail-nya itu (entah apa namanya hahah). Ini sangat penting, karena jika tidak dilakukan akan sangat rawan tertukar. FYI, bahkan meskipun sudah diberi tanda...koper saya sempat terbawa oleh tim KKN Padang Kandis, Belitung ketika di Bandara Hanandjoeddin, Tanjung Pandan. Untungnya penumpang pesawat kala itu belum meninggalkan bandara, sehingga masih da kesempatan untuk mencari dan alhamdulillah ketemu.
  2. Bawalah makanan yang awet seperti abon, kering tempe, atau bumbu pecel. Percayalah, makanan-makanan itu akan sangat berguna sebagai teman makan nasi ketika benar-benar kepepet nggak ada yang bisa dimakan hehehe. Kalau bisa setiap individu bawa seperempat atau setengah kilo dari salah satu jenis makanan itu.
  3. Sebelum berangkat, rencanakan dengan baik teknis memasak, cuci piring, piket kebersihan, teknis belanja logistik, dan semacamnya. Pastikan rencana dikomunikasikan dengan baik dan mendapat persetujuan tim. Meskipun kemungkinan apa yang sudah direncanakan akan berubah ketika berada di lapangan...tapi ingatlah failing to plan is planning to fail! Jadi, perencanaan yang matang tentang hal-hal tersebut akan sangat membantu setidaknya pada awal-awal masa beradaptasi di lokasi KKN.
  4. Kalau KKN harus melewati masa lebaran yang membuat kalian tak bisa pulang ke rumah, bawalah kue lebaran hahaha. Tahun lalu, setiap anggota Tim BBL-11 wajib membawa kue lebaran sebanyak satu atau dua toples/bungkus. Why? Biar kalau lebaran kita tetep punya kue yang ditata begitu indahnya dan dapat dinikmati sebagai cemilan atau disuguhkan kalau-kalau ada tamu. Biar feel lebarannya kerasa haha. Iya sih, mungkin kita bakal dapet banyak jamuan dari warga ketika lebaran...tapi, hendaklah kita tidak terlalu mengharap pada sesuatu yang belum pasti kan yaa? *janganbaper*
  5. Hal-hal ini jangan lupa di-packing: gunting kuku, payung, senter, kabel rol, sisir, handuk, hanger (nulisnya gimana sih? Itu lho, yang buat nggantung baju. Iya, baju bukan perasaan ahahah). Barang-barang itu rawan terlupakan tapi penting untuk mendukung kehidupan selama di tanah rantau haha.
Hmmm...sementara itu dulu yang bisa saya bagikan hari ini, untuk melengkapi tantangan #20HariMenulis. Nggak usah banyak-banyak dulu yaa, biar materi tulisannya nggak cepet habis hahah. Selain itu, juga karena waktu menulis yang dimiliki juga terbatas mengingat begitu padatnya kegiatan saya bulan ini.

Semoga tips-tips itu bermanfaat dan selamat menempuh KKN!

Bantul, Juni 2016
catatan seorang pengurus logistik dan konsumsi Tim BBL-11
June 10, 2016 No comments

Alhamdulillah masih bisa bertemu Ramadhan 1437 Hijriah.
Meskipun sedikit terlambat,
izinkanlah saya mengucapkan Marhaban Yaa Ramadhan :)

Ramadhan, sebuah kesempatan sekaligus harapan, mungkin juga tentang...kenangan.
Kesempatan untuk memperbaiki amalan-amalan yang masih sering lengah di bulan-bulan sebelumnya.
Harapan agar setiap perbuatan positif kita senantiasa dilimpahi keberkahan dari Allah SWT, agar kita kembali fitri selepas bulan penuh berkah ini.
Sekaligus kenangan akan momen-momen yang telah kita lalui Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, tentang pengalaman puasa pertama kita saat masih anak-anak juga tentang berbagai peristiwa tak terlupakan lainnya, semoga kita bisa menarik pelajaran dari Ramadhan yang lalu.

Selamat menjalankan ibadah puasa.
Semoga Ramadhan tahun ini Allah memberi kita kekuatan lahir dan batin untuk beribadah, untuk lebih mendekat pada-Nya. 
June 08, 2016 No comments
Ehem...halo, sudah masuk bulan Mei 2016. Jadi, sudah sampai mana skripsinya? Hahahaha. Tidak tidak, saya tidak akan membahas tentang skripsi tentu saja. Setelah cukup jarang menulis karena susah banget dapetin mood buat nulis, akhirnya hari ini saya pengen bercerita suatu hal yang ada hubungannya sama film yang tengah hitz beberapa hari belakang. Tentu saja bukan Civil War yaa, karena saya takut dengan yang berbau per-civil-an *eh ups* haha, melainkan pesaing ketat Civil War di bioskop-bioskop Indonesia, yaitu sebuah film yang dibintangi Dian Sastro dan Nicholas Saputra. Yups, saya akan menulis sesuatu yang berhubungan dengan AADC 2. Bukan Ada Apa Dengan Civil lho yaa, tapi Ada Apa Dengan Cinta 2 ehehe. Udah pada nonton kaan? Hihi :D

Eh jadi, gimana? Pas nonton AADC kemarin, kamu 'kelingan' (si)apa? Hahahaiii. Yuhuu..pertanyaannya bukan tentang nonton dengan siapa, tapi tentang teringat pada (si)apa? :B

Saya nonton film ini beberapa hari lalu bersama teman-teman saya di Bioskop XXI Jogja City Mall. Secara keseluruhan film ini cukup menyenangkan untuk ditonton dan cukup mengghibur, beberapa bahkan mungkin terbawa perasaan. Mmm..apakah saya baper? Apakah saya terjebak nostalgia? Hmmm...gimana yaa, masalahnya saya sama temen nonton di sebelah kiri saya ini mungkin sudah agak kebas soal hal-hal beginian *halah*. Oh iya, saya tak akan menuliskan tentang ringkasan jalan cerita atau review film AADC 2 yaa. Dalam pembahasan kali ini saya lebih ingin mengungkapkan kesan saya secara pribadi setelah menyaksikan film yang ditonton dua juta orang dalam delapan hari penyangan ini. So, check this out....

Pertama: Para Pemeran
Baiklah, saya terkesan sama Dian Sastro, godess bangetlah mamanya Shaien sama Ishana ini. Kukira semua orang mengakui pesona sang pemeran Cinta. Pada dasarnya Geng Cinta ini emang cantik-cantik kaan yaa. Apalagi Adinia Wirasti a.k.a Karmen, ini nih favorit saya. Aktris berdarah Jawa asli yang kecantikan dan warna kulitnya eksotis sekali dan bikin saya pengen punya badan keren seperti dia haha, yaa meskipun i know it's hard to be as tall as her. Lalu  tentu saja Nicholas Saputra sebagai Rangga. Kalo penonton di sebelah kiri saya agak salah fokus ke rambut kriwilnya Rangga, saya malah ke lehernya Rangga. Mungkin, karena cukup sering pengambilan gambar secara close-up kali yaa, iya lehernya. Entahlah -_- Mmm, kalo matanya Rangga yang agak kecokelatan itu gimana, Rul? Wuups, hentikan hentikan...mari ke pembahasan selanjutnya :P

Kedua: Deep Conversation
Ada banyak percakapan mendalam yang ditampilkan di AADC 2, baik antara Cinta dengan Rangga maupun antaranggota Geng Cinta. Lokasinya pun natural menurutku, nggak terlalu dramatis, sehari-hari banget misal percakapan di mobil, sambil jalan, kedai kopi, kamar anggota geng (yaa meskipun itu vila sih). Saya jadi kangen cerita-cerita yang mendalam gitu hehe. Berbagi dengan orang yang kita percaya tentang impian kita, kegelisahan, hal-hal yang kita suka, dsb. Nggak cuma nggosip ahahah. Share something...personal. Suatu hal yang akhir-akhir ini jarang saya lakukan. Mungkin karena kadang skeptis, atau mungkin saya yang memang kurang effort membangun deep convo dengan beberapa orang yang saya temui.


Bagi saya sebuah percakapan mendalam yang positif memberi efek yang baik secara psikologis. Bikin jadi lebih semangat, lebih mengenal orang beserta pemikiran dan impiannya, lebih...'hidup'. Yes, i love that kind of convo. Kalo kata kawan saya, Risa; "personal and affectional meet up. Not just common convo as if you were strangers accidentally met in a train." Bagi saya kadang memang tak mudah, kadang sayanya yang tidak ingin orang lain masuk terlalu dalam ke pemikiran saya, atau saya yang tak mau mengenal dia terlalu dekat, atau juga kadang keinginan itu ada...but everybody just too busy with our own gadget. So saad~
Nah, dari AADC 2 ini beberapa dialognya memberi kesan tersendiri di benak saya, sekaligus teringat bahwa saya sudah cukup lama tak berbagi cerita. Oiya, ini bukan masalah status relationship kayak jomblo, berpacaran, HTS-an, atau sejenisnya lho ya. Maksud saya dengan sahabat atau kawanpun, sometimes it's hard to make that kind of convo. Deep convo is priceless nowadays. Jadi, kapan mau ngopi bareng?? *looohh*

Ketiga: Travelling
Di film garapan sutradara Riri Riza ini, si Rangga mengatakan perbedaaan liburan sama travelling. Kata Rangga kalo liburan itu cenderung memilih tempat-tempat yang nyaman, yang bagus buat foto-foto, segalanya terjadwal. Sedangkan travelling, lebih accidental, dan harus siap-siap menanggung segala risikonya. "Travelling is about the journey, not the destination." Rangga ngomong gitu pas adegan di Gereja Ayam, Magelang gaes. Magelang oii!! Nah, pas si Rangga ngomong gitu saya langsung ingin bilang; "Duhai Mz Rangga, enjiner seksi jebolan UI yang instanya penuh foto travelling, ku siap menjelajah dunia bersamamuuu." hahahaha :P
Ketika Rangga sama Cinta itu maen ke Candi Ratu Boko, Gereja Ayam, nonton pertunjukan Papermoon Puppet (eh saya pernah jadi LO-nya Mbak Ria Papermoon loh pas beliau ada agenda ke Fisipol *njuk ngopo rul*) dan terutama pas dialog liburan vs travelling itu...saya jadi ingin halan-halan ke Sulawesi Selatan. Iya, nggak tau kenapa random sekali. Tiba-tiba terpikir Sulawesi Selatan. Ingin travelling kesana, tapi tabungan mepet banget. Nggak apa-apa, impian dulu. Pengennya menjelajah sendiri, tapi pasti nggak boleh sama Ibuk :( Pengen sama kamu, tapi kamu menghilang ratusan purnama :( *halah, mulai ngelantur*



Oiya, jalan-jalan yang accidental gitu memang seru nggak sih? Saya beberapa kali mengalaminya. Mendadak tanpa rencana tapi jadinya nggak wacana. I like that. Yaa meskipun beberapa perjalanan memang perlu direncanakan secara matang dan gak bisa dadakan, pendakian gunung misalnya.

Keempat: Ratusan Purnama dan.... (?)
Soundtrack-nya bagus. Udah gitu aja. Nggak komen lebih.

Every woman wants a man that look at her like the way Rangga looks Cinta in this picture.
But sometimes, we never see when they do...just like Cinta in this pic. Maybe she doesn't realize
how much she means to Rangga.

Itulah tadi beberapa kesan atau dampak yang timbul pada diri saya pasca menyaksikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Sebuah tulisan yang akan semakin mewarnai demam AADC di negeri ini. Sangat personal dari sudut pandang saya. Setiap orang tentu punya kesan tersendiri setelah nonton itu. Ada yang mungkin pengen CLBK, ada yang mungkin 'sekedar' terjebak nostalgia, ada juga yang mungkin biasa aja haha. Apapun itu, yang jelas puisinya Aan Mansyur keren laah yaa hehe. Yang belum nonton AADC 2, ada baiknya kamu nonton. Insyaallah gak kecewa. Pesan saya cuma satu, kalo mau nonton 'tenangno pikirmu'.

Teras rumah | 09 Mei 2016 23:23 WIB
Sampai jumpa, pada suatu purnama.

May 09, 2016 No comments
I dedicated this month to make some posts about this royal lady :)
I hope you become entertained by looking at her lovely photos.









Here are the colours chart that made by DailyMail four years ago. The kaleidoscope about the outfit that wore by Duchess Catherine during 2011-2012.
Thank you Daily Mail :D
By the way, which one is your favorite outfit??
April 12, 2016 No comments
March 26, 2016 No comments
I hope this post inspire you, to do kindness.

About a month ago, after some busy weeks doing my thesis, I decide to entertain myself by going to the bookstore. I even don't know what kind of book I want to buy, maybe a cute magazine, or lovely journal, or something else. You know, I just need to go, buy something nice, and...be happy for having that stuff hahaha. Then, I found some eye-catching books in New Entry Book Shelf, the cover was fuschia with the silver font on it. I came and read the title, "88 Love Life" by Diana Rikasari. Wow, this is the book that recommended by my friend, Fatimaharani, several months ago I think. The writer was Diana Rikasari, one of the Indonesian blogger who inspires me so much to make this blog. I often visit her blog when I was in high school. So, I open the book and again, wow, the design inside it is enough cute, read some pages of this and...yeah, I've to buy it. So, I go the cashier, pay it, bring it home. Read it page by page, try to understand those short sentences with very deep meaning, and I found this....


I think this is true. Not all people will like us, the are some people that maybe hate us, with or without any reason. Their words or acts to us have hurt us, judge us, and maybe they just take us for granted. But, I agree with Diana Rikasari, that's not our problem, that's their problem. Maybe the people who don't like us just look at your Instagram photos, find some our tweet in Twitter, or etc and judge us by those things, not even know us well. The people also can be a person that you've known for a long time, knowing your weakness and blinded by that, he/she cannot see the good things in you, just the negativity. Or someone who once found you doing something wrong and not even want to see your good side anymore. Or they just envy for something we have.

I think what we can do is to be kind to them, to everyone we meet and appreciate them. Do not hate them back, just smile and be yourself. Be true to yourself, let them know who we were. Maybe they just see the negativity because they haven't known us yet. We do not need to be influenced by what they're saying and doing the same thing that they did to us. You can either be kind to them or let them say whatever they want to say, just don't care. Remember, you do not need to prove anything to anyone, except yourselves. 

Do not put too much hatred to someone. The more you hate, the more it will destroy your peace. And it's scary if you want to find the weakness or the bad side or someone just to take them down, but what you find just their goodness, their positivities, and their nice thoughts. Isn't that fact will kill you slowly?? So, let's spread kindness and have a peaceful mind. We never know who will we need in the future :)

"88 Love Life" by Diana Rikasari and Dinda

Last, I recommended to everyone who read this to visit Diana Rikasari Blog sometimes, she's inspiring. Perhaps, you can be inspired to by reading her thoughts. Or you can buy this lovely book soon to escape a while from your thesis, your busy activities, etc heheh :) 

Strong people doesn't take you down, they lift you up.
Strong people never underestimate,
strong people encourage :)



I hope this article inspire you :)
Magelang | March 23, 2016 heavy rain outside...
March 23, 2016 No comments
Saya adalah mahasiswa semester delapan yang memiliki seorang adik yang tengah menempuh tahun terakhirnya di SMA, bulan-bulan ini ia tengah sibuk dengan berbagai macam ujian dan persiapan SNMPTN, juga mungkin SBMPTN. Terinspirasi dari keadaan tersebut, saya ingin sedikit berbagi. Bukan berbagi tips jitu menghadapi ujian atau mantra mujarab untuk dapat masuk perguruan tinggi idaman, saya hanya ingin berbagi pengetahuan tentang jurusan tempat saya menuntut ilmu, semoga dapat memberikan gambaran untuk adik-adik SMA yang tengah bingung sibuk memilih jurusan :)
Sebelumnya perkenalkan, saya adalah mahasiswa S-1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) angkatan 2012, yaa memang sudah cukup tua haha. Fisipol UGM memiliki enam jurusan, namun yang akan saya bahas dalam tulisan ini tentu saja jurusan saya sendiri, yaitu Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP). Fyi, berhubung sekarang kata jurusan diganti dengan kata departemen, pembahasan selanjutnya saya akan menggunakan kata departemen (so, departemen = jurusan).


Togetherness :')

Apa itu departemen MKP?
Departemen MKP merupakan nama baru dari jurusan Ilmu Administrasi Negara, pergantian nama ini terjadi pada tahun 2010 karena nama tersebut dianggap lebih menggambarkan hal-hal yang dipelajari. Nama MKP hanya ada di Fisipol UGM, di perguruan tinggi lain jurusan ini biasa disebut Administrasi Negara atau Administrasi Publik.
Apa yang dipelajari di departemen MKP Fisipol UGM secara umum?
Poin ini penting untuk diketahui, pasalnya semasa awal-awal kuliah dulu beberapa kawan saya yang merasa salah memilih jurusan. Mereka mengira nama Administrasi Negara akan mempelajari hal-hal yang mirip dengan Akuntansi, padahal sama sekali tidak. Saya tidak tahu apakah masih ada adik-adik di SMA yang beranggapan demikian, atau sudah lebih paham tentang Administrasi Negara, yang jelas pada poin ini saya akan menjelaskan mengenai yang dipelajari di MKP.
Secara umum, departemen MKP mempelajari tentang pengelolaan dan penyusunan kebijakan di organisasi sektor publik, baik dalam lingkup pemerintahan maupun swasta. Sektor publik gampangnya adalah suatu lembaga yang mengurusi pelayanan bagi masyarakat luas, misalnya kementerian, BUMN, dll. Di departemen MKP kami belajar tentang teori organisasi, teori pembangunan, sistem perencanaan pembangunan, penganggaran, ekonomi sektor publik, reformasi administrasi, e-governance, dll.
Adakah pilihan konsentrasi di departemen MKP Fisipol UGM?
Jika di SMA terdapat penjurusan IPA/IPS/Bahasa/Agama, maka departemen MKP Fisipol UGM memiliki dua konsentrasi (semacam penjurusan kalau di SMA) yaitu Manajemen Publik (MP) dan Kebijakan Publik (KP), tapi sejak angkatan yang lebih muda dari saya, konsentrasi dihapuskan. Saya akan membahas mata kuliah di kedua konsentrasi sekedar untuk memudahkan pembaca :)
Teman-teman angkatan 2012 yang memilih konsentrasi kebijakan publik mempelajari tujuh mata kuliah wajib, yaitu; Analisis Kebijakan Publik, Formulasi dan Legitimasi Kebijakan, Studi Implementasi Kebijakan, Teknik Pengambilan Keputusan, Advokasi Kebijakan, Ekonomi Politik Kebijakan, serta Monitoring dan Evaluasi Kebijakan. Sedangkan bagi konsentrasi manajeman publik, tujuh mata kuliah wajib adalah; Manajeman Sumber Daya Manusia, Manajemen Aset, Manajemen Pelayanan Publik, Perilaku Organisasi, Perubahan dan Pengembangan Organisasi, Pembangunan Kelembagaan, serta Kepemimpinan Publik.
Selain mata kuliah wajib, baik konsentrasi KP maupun MP dapat memilih mata kuliah pilihan sesuai minat masing-masing individu, seperti; manajeman dan kebijakan pariwisata, manajemen dan kebijakan transportasi, manajemen dan kebijakan perkotaan, manajemen lingkungan dan bencana, manajeman perusahaan negara, manajemen proyek, pemasaran sektor publik, tanggung jawab sosial perusahaan/corporate social responsibility (CSR), dll.
Apa yang didiskusikan di departemen MKP?
Banyak hal kami diskusikan maupun kami kerjakan sebagai tugas. Contoh kongkrit adalah reformasi birokrasi di lingkup pemerintahan kota Surabaya yang terus membaik di masa pemerintahan Ibu Risma. Perubahan signifikan pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak masa kepemimpinan Ignasius Jonan juga pernah kami bahas. Konflik antara masyarakat dengan perusahaan/pemerintah, misalnya antara masyarakat lereng Gunung Kendeng, Blora terkait rencana pembangunan pabrik semen atau juga antara masyarakat pesisir Kulonprogo dengan pemkab dan PT JMI terkait rencana penambangan pasir besi di pesisir. Tentu saja masih banyak lagi fenomena sosial yang kami pelajari di departemen MKP.
Apa saja pilihan karir lulusan departemen MKP?
Materi yang dipelajarai di departemen MKP cukup luas, sehingga sebenarnya pilihan karirnya pun beragam. Lulusan MKP dapat bekerja di sektor pemerintahan, BUMN, BUMS, multinational corporation (MNC), aktivis pada NGO (Non-Government Organization), analis kebijakan, peneliti, diplomat, politikus, dsb.
Untuk pilihan karir ini, menurut saya tidak perlu terlalu cemas. Selama kalian berminat dan sungguh-sungguh belajar, baik belajar akademis maupun bersosialisasi, dan memiliki kualitas diri yang baik insyaallah ada jalan. Pasang target boleh, berusaha sebaik mungkin dan senantiasa berdoa jelas perlu disinergikan. Rejeki itu sudah ada yang mengatur :)
Apa saja kegiatan mahasiswa MKP di luar kuliah?
Secara spesifik, departemen MKP memiliki himpunan mahasiswa yang diberi nama Gamapi (Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik). Dulunya, ketika masih bernama Ilmu Administrasi Negara namanya KMAN (Keluarga Mahasiswa Administrasi Negara). Entah kenapa KMAN rasanya terdengar lebih gagah hehe. Gamapi memiliki beragam program kerja khususnya bagi mahasiswa MKP UGM maupun mahasiswa-mahasiswa Administrasi Negara di seluruh Indonesia melalui program tahunan Public Action. Selain berpartisipasi di Gamapi. Tentu saja teman-teman nantinya juga dapat memilih beragam organisasi baik di level fakultas ataupun universitas, bahkan organisasi di luar kampus yang paling sesuai dengan minat kalian :)


Sometimes we go to somewhere to escape from our activities.
We didn't ready yet for the shoot, but the wave behind us is amazing
.

Bagaimana dengan biaya, cara pendaftaran, jadwal pendaftaran, dan sejenisnya?
Nah, untuk hal ini karena setiap tahun berubah, maka akan lebih jelas bila dibaca di link berikut mkp.fisipol.ugm.ac.id. Oh iya, pada tahun 2015, departemen MKP mulai membuka kelas untuk teman-teman yang berminat untuk menempuh studi di kelas International Undergraduate Program (IUP), dimana pada program ini mahasiswa IUP berkesempatan untuk mengenyam pendidikan di UGM dan di universitas partner di luar negeri untuk meraih double degree, yaitu satu gelar dari dalam negeri (Sarjana Ilmu Pemerintahan/S. IP) dan satu gelar dari universitas partner.
Bagaimana dengan passing grade, jumlah peminat tahun lalu, kapasitas yang diterima?
Saya sendiri dulu tidak terlalu memusingkan perihal passing grade ini ketika hendak memilih jurusan kuliah hehe. Kalau untuk jumlah peminat tahun lalu, kapasitas diterima, dsb sebaiknya adik-adik googling sendiri heheh. Jangan sampai mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan kayak yang ditulis teman saya ini yaa heheh.
MKP Angkatan 2012 :)
See you on top,guys!
Itulah sedikit gambaran yang dapat saya berikan tentang departemen MKP berdasar pengalaman selama hampir empat tahun kuliah disini. Semoga memberi manfaat terutama bagi adik-adik yang tengah browsing dan berminat dengan jurusan MKP. Tetap semangat belajar, berusaha, dan berdoa yaa. Semoga kalian berhasil meraih apa yang kalian cita-citakan. Kalaupun belum teraih, percayalah mungkin Allah SWT sedang menyiapkan rencana yang lebih pas dan lebih indah untuk kalian :)
Selamat berjuang, Calon Gamada!!


Ditulis oleh mahasiswa biasa saja yang gemar menulis di blog
dan sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir :P
Correct me if i'm wrong.
March 20, 2016 19 comments
HAPPY INTERNATIONAL WOMEN'S DAY!!!

Today, i meet this three lovely ladies. We had lunch at Warung Makan SS Monjali. We haven't been meet for long time and now, God give us this beautiful opportunity to meet each other.




I love this day! We have a random chit-chat and some nice conversations. I love talking with these lovely ladies :) And look, we accidentally wear the same stuff, two of us wearing pink and two others wear black haha (but, we didn't take an #OOTD photo :P). This day, I go home with the new spirit, happy thoughts, happy feeling, and of course happy tummy :)

Sometimes, we just need doing simple things to make us happy. I love gathering with my friends, especially when i can have a deep conversation with them. We don't need to meet in prestigious cafe, just restaurants with affordable price, and SS is enough. I am very grateful for it, I enjoy it. Thanks God for this wonderful day!

Mmm...so this day is The International Women's Day, right? Actually i have some thoughts about being woman, but it need long post to write it. Maybe, someday i'll post it here, or maybe...someday i'll tell and discuss it with someone wonderful...by doing deep conversation with her/him hehe.
Last but not least...keep being wonderful you, Ladies! :D


Magelang | March 8, 2016
when some people prepare themselves to see the total solar eclipse
that will be visible in some places in Indonesia tomorrow.
March 08, 2016 No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Live in small and lovely town, Magelang. Enjoy making DIY project, especially hand-embroidery. Really love writing here, share some thoughts, experience, and everything that popping in my mind.

Follow Us

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Popular Posts

  • Jalan-jalan ke Banyuwangi (3): Pendakian Gunung Ijen
    Setelah puas menikmati pesona Taman Nasional Baluran di Situbondo (seperti yang telah saya tuliskan sebelumnya), saya sholat kemudian ma...
  • Jalan-jalan ke Banyuwangi (2): Bacpacker ke Baluran di Musim Hujan
    Setelah kemarin menulis tentang rincian teknis jalan-jalan ke Banyuwangi, kali ini saya hendak menuliskan cerita tentang tempat wisatanya. ...
  • Variety Show Traveler: I Wanna Travel Like That
    Jika kalian suka jalan-jalan atau traveling ala-ala backpacker, variety show (VS) Traveler mungkin bisa jadi tontonan yang menyenangkan....
  • Reunian Teman Kuliah (MKP 2012)
    Hari pertama di tahun 2018 ini saya mulai dengan berkondangan ke Kebumen, mendatangi pernikahan salah seorang teman kuliah bernama Ela. San...
  • (no title)
    ...cause I want to live and not just survive... :) that's why I can't love you in the dark...
  • Dreiundzwanzig
    Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan bertemu penghujung tahun lagi. Diberi kesempatan untuk kembali melihat aktivitas saya setahun t...
  • Perkara Memasak
    Seminggu lebih berlalu setelah Hari Raya Idul Adha dan baru hari ini saya sempat memasak daging kurban. Tak lain, adalah karena pada Hari R...
  • Kondangan (Lagi)
    Jika di tahun 2015-2016 adalah masa saya mendatangi sidang skripsi atau wisudaan teman-teman saya, hingga akhirnya saya sendiri yang sidang...
  • [K-Drama] Queen Seondeok: Kisah Cinta Deokman, Kim Yu Shin, dan Bidam
    Sebuah drama yang tanpa kisah percintaan sepertinya akan terasa hambar, sehambar hidup tanpa cinta mungkin #halah maka The Great Queen Seon...
  • Learn to Say No
    Sometimes, it's okay to say no. Kalau kita udah tahu bahwa sesuatu itu sekiranya bakal bikin kita nggak nyaman, nggak bahagia, ...

Labels

  • DIY Project
  • Drama Korea
  • Jalan-jalan
  • KKN
  • Korean Wave
  • Life Story
  • Something Wonderful
  • Thoughts

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2025 (3)
    • ▼  December (1)
      • Overwhelmed
    • ►  October (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2022 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2020 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  September (5)
    • ►  July (2)
    • ►  April (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  October (1)
    • ►  May (2)
    • ►  February (1)
  • ►  2018 (29)
    • ►  December (5)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2017 (35)
    • ►  December (7)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  January (11)
  • ►  2016 (28)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (2)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (5)
    • ►  January (2)
  • ►  2015 (9)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
    • ►  April (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (5)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (4)
    • ►  April (5)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
    • ►  January (11)
  • ►  2013 (46)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (9)
    • ►  September (8)
    • ►  August (8)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (6)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (7)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
  • ►  2011 (19)
    • ►  October (1)
    • ►  August (4)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (1)
    • ►  March (8)
  • ►  2010 (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  February (1)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose