twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • ABOUT
  • CATEGORIES
    • DIY
    • TRAVEL
    • THOUGHTS
    • KOREAN WAVE
  • About
  • Contact

a wonderful life

Jika di tahun 2015-2016 adalah masa saya mendatangi sidang skripsi atau wisudaan teman-teman saya, hingga akhirnya saya sendiri yang sidang dan wisuda di penghujung 2016, maka tahun 2017-2018 ini tampaknya akan menjadi tahun dimana saya mendatangi pernikahan teman-teman saya.
Ya, semua ada masanya sendiri-sendiri, bukan?
Setelah minggu lalu saya datang ke nikahan Ela, minggu ini giliran saya datang ke nikahan Yudo, seorang teman SMA yang sempet dua tahun sekelas bareng saya di kelas Ilmu Sosial (IS) 2 Smansa Magelang lulusan 2012.

(Klik di sini kalau mau lihat kenangan-kenangan indah saya di Smansa)

Btw, jaman SMA dulu, setiap kelas punya nama unik, dan kelas kami namanya Sensor (Sensasi Sosial Loro). Sebenernya udah banyak alumni Smansa 2012 yang menikah, tapi Yudo menjadi orang pertama yang menikah diantara para penghuni Sensor lainnya. Seperti Hani dan Imad yang menikah setelah cinlok KKN, kalau tidak salah Yudo ini dipertemukan dengan jodohnya lewat momen KKN juga. Hmmm, KKN dua bulan memang yhaa.... :D

Selamat menempuh hidup baru,
Yudo dan Bianda
Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah warohmah.


Grha Sabha Pramana, UGM. Sabtu, 06 Januari 2018.
Dalam pernikahan Yudo, lumayan banyak teman-teman alumni SMA N 1 Magelang lulusan 2012 yang diundang. Ya, bisa dilihat dari foto bareng di atas. Senengnya bisa ketemu lagi temen seperjuangan jaman SMA di acara nikahan yang diselenggarakan di Lantai 2 Gedung Grha Sabha Pramana, UGM ini. Saya berkesempatan untuk melakukan obrolan-obrolan singkat dengan banyak teman tentang aktivitas mereka sekarang.

Selain ngobrol, berfoto-foto ria adalah suatu keharusan. Habis, kapan lagi kan bisa ketemu temen-temen kayak gini. Saya banyak mengabadikan momen bersama teman-teman wanita kelas Sensor tentunya hehehe.

Groufie is a must!


Oh iya, sedikit selingan. Berhubung malam itu hujan, maka saya berangkat dari kosan temen bersama seorang teman lain naik Go-Car. Guess what? Saya dapet driver mas-mas kece. HAHAHA!! Trus dalam perjalanan yang lamanya sekitar setengah jam itu si mas driver ini memutar salah satu lagu favorit saya. Duh! HAHAHA. Nggak penting banget yaa, tapi ini pengalaman menyenangkan LOL.

Don't forget to take an OOTD-pic! HAHAHA.

Ini spot foto favorit para tamu, ada lampu-lampu cantiknya.
Antri banget nih kalau mau foto di sini hehehe.

Sebagian gadis-gadis Sensor Smansa12.
Kiriman blog kali ini memang diniatkan untuk mengunggah foto-foto kondangan plus reunian temen-temen Smansa 2012. Jadi, saya tidak banyak bercerita yaa hehehehe.
Terakhir nih, dulu datang ke sidangan teman-teman hingga akhirnya saya sendiri yang sidang dan didatengin. Sekarang, kondangan ke temen-temen yang nikah, nanti juga ada masanya saya nikah dan dikondangin ehehehe.




Yogyakarta, 08 Januari 2018

January 11, 2018 No comments
Punya temen tapi lama nggak ketemu tuh rasanya kangen. Makanya, setiap tahun aku nggak melewatkan suatu acara yang namanya reuni. Entah itu reuni SMP ataupun reuni SMA. Seneng rasanya pas bisa ketemu temen apalagi sahabat. Bernostalgia tentang masa-masa sekolah kami, atau bertukar cerita tentang hidup yang sedang kami jalani *ceilee* 

Biasanya, reuni itu diselenggarakan pas bulan Ramadhan? You know why? Alasannya simple, kita, masyarakat Indonesia, punya tradisi khas yang cuma ada pas bulan Ramadhan-Syawal yaitu MUDIK. Ya, beberapa hari menjelang dan setelah Lebaran pada umumnya sekolah, kampus, kantor pemerintah, perusahaan, dll biasanya ngasih waktu libur buat para membernya biar bisa mudik. Nah, karena sebagian besar mudik ke kampung halaman, bisa deh ikut reuni. Especially buat yang sekolahnya di kampung halaman heheh.

Berikut ini, sedikit cerita tentang Reuni-ku tahun ini

2 Agustus 2013
Reuni Alumni SMA N 1 Magelang Angkatan 2012




Namanya Bung Karno's 12 (Buko Bareng Karo Konco-konco Smansa 12)
Acaranya lumayan seru, kali ini tempatnya di halaman depan Gedung Induk (GI) Smansa Magelang. Ada akustikan, ada games, dan ada award-nya juga.

Oh iya, karena ini nama acaranya Bung Karno's 12, trus diselenggarakan pas bulan Agustus juga, biar semangat Kemerdekaannya terasa, maka buat para alumni yang dateng wajib hukumnya buat pake dress-code! Kali ini kami harus pake dress-code dominan putih atau dominan merah. Yupz, warna bendera kita! Seru kan? Jadi inget pas jaman WKS (Wahana Kreasi Siswa) yang diselenggarakan tiap tahun di Smansa, itu acara semacam Pensi yang punya tema khusus dan buat yang dateng harus pake dress-code sesuai tema, begitu pula isi acaranya juga harus sesuai tema. Tapi ini reuni plus buber yaa, bukan WKS.


Lewat reuni ini aku bisa ketemu lagi sama temen-temen Sensor yang udah pada pisah-pisah kuliahnya. Seneng banget bisa bercanda bareng Sensor, makan bareng Sensor, dan nggak lupa buat foto bareng Sensor dong. :D
Iya, kami memanfaatkan semaksimal mungkin adanya backdrop photo session di acara reuni kali ini. NIh, hasil foto bareng Sensor pas Bung Karno's 12 di depan pocin (pohon cinta) Smansa :)


Rosita, Wening, Dian, Esti, Risa, Puput
Nurcil, Icha, Dias, Alfi, Nurul, Arifah, Tica
Ferry, Yudo, Santo, Sigit, Fauzi


August 23, 2013 1 comments
Sebuah lagu yang menurutku sangat menyentuh..
Judulnya Lembayung Bali..
Penyanyinya Saras Dewi 

kayak gini liriknya:


Menatap lembayung di langit Balidan kusadari betapa berharga kenanganmuDi kala jiwaku tak terbatasbebas berandai memulang waktu
Hingga masih bisa kuraih dirimusosok yang mengisi kehampaan kalbukuBilakah diriku berucap maafmasa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmuoh cinta
Teman yang terhanyut arus waktumekar mendewasamasih kusimpan suara tawa kitakembalilah sahabat lawaskusemarakkan keheningan lubuk
Hingga masih bisa kurangkul kaliansosok yang mengaliri cawan hidupkuBilakah kita menangis bersamategar melawan tempaan semangatmu ituoh jingga
Hingga masih bisa kujangkau cahayasenyum yang menyalakan hasrat dirikuBilakah kuhentikan pasir waktutak terbangun dari khayal keajaiban inioh mimpi
Andai ada satu caratuk kembali menatap agung surya-MuLembayung Bali


Garuda Wisnu Kencana, Juni 2011 fotonya kurang bagus, waktu itu kamera2 udah pada  kehabisan baterai :(

Lagu ini bikin keinget suatu senja di Garuda Wisnu Kencana..
bareng kawan-kawan Sensor Smansa 2012 :)

Bikin kangen sama sahabat-sahabatku, Aji, Pakde, Harry, Elsa, Hani, Ratna, Tutut, Nita, Dista, Ardiyan, Novi, Bang Zen, Aldi, Waluyo, Bibeh, Amirul, dll.

I miss you, do you feel the same? 

June 16, 2013 No comments
Mei 2012 : GRADUATION

with my classmate: SENSOR!

sensorita in kebaya :)

sensora in formal suit :)

sambutan perwakilan angkatan dalam purnasiswa kelas XII, reperesented by Akhmad Fauzi

Smansa graduation Sabtu, 26 Mei 2012. Senang sekali lulus SMA. Tapi tentu tentu aku akan rindu masa itu. :'(
Perpisahan diadakan di Gedung Wiworo Wiji Pinilih dan kami berhasil lulus dengan spektakuler, terutama untuk Jurusan IPS (jurusanku mannn!) kami lulus dengan membawa nama baik Smansa : Peringkat 1 Jawa Tengah!!!
Malamnya ada pengumuman SNMPTN Jalur Undangan, alhamdulillah aku diterima di UGM jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik *speechless *nangisharu *sujudsyukur
Minggu pagi, kami merayakan kelulusan denagn gowes bareng keliling kota Magelang sambil bagi-bagi sembako :D

mau berangkat dari Smansa. Minggu, 27 Mei 2012

di alun-alun Kota Magelang

with AmarillysAr

January 03, 2013 No comments
Cuaca mendung di penghujung 2012,
31 Desember 2012
from Krapyak, Yogyakarta

Januari 2012
in front of Wiworo Wiji Pinilih Building

WKS terakhir buat Smansa 2012. this is the end of our last cabaret that we presented special for you all



Bulan januari di Smansa adalah bulannya Wahana Kreasi Siswa (WKS). Sebuah pensi yang dinanti-nanti warga Smansa. Di sini, seluruh hal-hal yang keren dari Smansa bisa tampil. Tanpa bintang tamu! Karena kita aja udah begitu keren!!! :D
WKS tahun 2012 temanya eighties dan diadakan di Gedung Wiworo Wiji Pinilih, Magelang. Namanya VOLKSWAGEN (Marvelous Event to Busk Smansa Walk Along 80's Version). Hari itu (lupa tanggal berapa), kami pakai dresscode retro 80-an, lagu2 wajib yang harus dibawa tiap performer juga harus ada yang dari era 80-an, drama juga 80-an, everything eighties!!!
Dalam WKS kali itu, saya turut berpartisipasi meramaikan suasana yah sebagai sebagai .....figuran dalam kabaret terakhir angakatan kami :) tapi nggak apa-apa tetep oke, hehe.


Februari 2012
ceritanya, kami lagi berpose ala ibu2 dharma wanita ato ibu2 persit ato apalah sebangsa itu. buat kenang2an kalau tua nanti pas kami beneran berpose sebagi istri-istri pejabat kami bisa bandingkan dengan foto ini, hehe

ini pose apa tidak jelas sekali. tapi tidak apa-apa. eh tahu nggak rumah yang jadi background foto itu? itu udahada di deket Smansa sejak thun 80'an lho. kami pernah lihat di album Smansa tahun 80'an. dan rumah itu sama sekali nggak berubah. tetep kayak gitu, seolah tak berpenghuni...errr

ini hijaber dari kiri ke kanan : puput, dias, ipeh, mumuk.


Ini foto diambil Sabtu, 25 Februari 2012. Waktu itu, murid-murid yang ada di Smansa bisa diitung, saking dikitnya. Why oh why? Karena hari itu adalah partai final Popda Basket antara SMA N 1 Magelang lawan SMA N 3 Magelang. Nah, temen-temen dari Smansa pada bolos buat dukung tim berlaga di SMA 3. Jadilah, Kegiatan Belajar Mengajar kacau.
Karena muriod lain pergi, dan kelas kami cuma tinggal cewek2, para Sensorita ini memutuskan untuk pergi ke lapangan basket Smansa. Padahal mereka tahu betul kalao pertandingannya dilaksanakan di SMA 3 dan bukan di Smansa. *mulaiketahuangakjelasnya
Ngapain di lapangan basket? Yah mereka malah foto2 nggak jelas itu. Tapi, seingat saya itulah foto terakhir kami dengan seragam identitas Samnsa. :'(
January 03, 2013 No comments

December 17, 2012 No comments
Pertengahan 2012. Ketika perlahan roda kehidupan mulai bergerak.

26 Mei 2012
Semua ini diawali dari sebuah akhir. Sebuah akhir dari masa SMA,
berawal sejak harus meninggalkan Gedung Induk Smansa yang selalu menyerukan semangat.
berawal sejak harus menanggalkan pakaian kebesaran putih-abuabu.
berawal sejak sebuah pesta keren diselenggarakan di Gedung Wiworo Wiji Pinilih.
berawal sejak Pak Pandoyo mengabarkan berita spektakuler yang membuat seluruh siswa IPS melakukan standing applause.
berawal sejak samir indah itu melingkar di leher.
berawal sejak buku alumni yang keren banget itu sampai ke tangan Smansa 2012.
berawal sejak pawai sepeda keliling Kota Magelang bersama kawan satu angkatan.

berawal ketika tangis haru itu pecah di ruang tamu rumah, speechless, tak henti mengucap syukur padaNYA atas kabar bahagia dari Universitas Gadjah Mada.
Semua diawali dengan terlalu indah, membuatku ingin memeluk setiap kawan yang aku temui. Tanpa sadar, aku telah berjalan cukup jauh dan di depan itu adalah medan pertempuran.

15 Juli 2012
Makrab Ikatan Mahasiswa Gadjah Mada Magelang dan sebuah pesan yang sesuatu banget.

21 Juli 2012
Adalah sebuah keputusan besar bagiku untuk berada di tempat ini : sejak hari pertama Ramadhan. Persiapan yang hanya tiga hari dan aku sudah berada di sebuah pesantren untuk sekitar empat tahun ke depan. Ini sebuah keputusan besar, kawan. Aku sayang ibukku dan karena aku tahu, aku akan rindu untuk bisa maen bareng kalian. Ya, seperti biasa aku akan kangen kalian.... Elsa, Harry, Pakde, Aji, Bang Zen, Istik, Nita, Aldi, Brita, Dista, Bayu Aji, Dias, Risung, Icak, Bubu, Gilang, Pepe, Ayun, Ipeh, si kembar, Sushampoo, lan sak piturute..
Ah ya, aku juga akan kangen laga el clasico.

27 Agustus 2012
Hari tiba-tiba berubah drastis. Masih suasana lebaran dan tiba-tiba begitu sibuk mempersiapkan banyak hal untuk sesuatu yang biasa disebut : OSPEK! Yang aku tahu hanyalah : segera adaptasi!!!


September 2012
Everything not same anymore. Berubah! Kayak power ranger. Rasanya kalian semakin jauh, kawan. Kita sama-sama sibuk dengan hukum alam yang bernama adaptasi. Aku kangen masa-masa sekolah, dan aku tahu aku harus move on dan merelakan bahwa masa sekolah adalah sebuah kenangan. Gedung lantai tiga, rumahnya Ina, gitaran di kelas, markas-markas ekskul yaitu SOS dan Padepokan Wira Smansa, lantai kayu yang elok, semuanya tinggal kenangan.


12 Oktober 2012
Mungkin kata dari Mas Gigih Rautomo ini bisa berguna "Perjuangan itu tak pernah enak, tapi hanya orang yang berjuang yang akan menang!"
The War Has Just Begun. Semangat ya, Muk! You'll Never Walk Alone!
October 12, 2012 No comments
Sebulan sudah kita jalani puasa Ramadhan, lebaran udah di depan mata. Aaahh, belum-belum udah kangen sama suasana Ramadhan. Betapa Ramadhan itu memberikan berkah yang tiada tara. Bulan ini, kita nggak 'ngoyo' kayak biasanya. Banyak waktu yang kita punya buat kumpul sama sodara, sama temen-temen juga.

Seperti tahun-tahun lalu, Ramadhan masih memberikan tradisi buka bersama. Yaa, paling enggak tradisi itu masih ada di daerah sini. Bagiku, tradisi itu harus dilestarikan untuk senantiasa menguatkan rasa persaudaraan kita, kawan.

Buber Sensasi Sosial Loro a.k.a SENSOR

judul : Buber Sensasi Sosial Loro (Sensor)
pelaksanaan : Minggu, 7 Agustus 2011
lokasi : Rumah Makan Ndeso Pring, Canguk, Magelangs

Pepatah mengatakan, dimana ada sensor, disitu ada kehebohan.

Ada patung Pak Tani di pintu masuk rumah makan : heboh!

Foto bareng sekelas : heboh!


Liat-liat kolam pemancingan di Ndeso Pring : heboh!


Makanan dateng : rebutan! #tapibohong

Mmm, lumayan murah juga loh. Dengan dana Rp15.000/orang dapet nasi, dada ayam panggang, kolak, es teh, lalapan, sambel, sayur kangkung. Enak pula! mamamialezatos..

Yudo dateng telat : heboh lagi!


Buka puasa lama : mengeluh! Detik-detik menjelang buka puasa itu emang bikin deg-degan dan ada rasa...mmmm gimanaaa gitu.


Nasinya kurang : rewel! "Mbaaakkk,,nasinya kurang tiga porsi..." #tampangmelas

walhasil gue, ica, sama icha makan paling terakhir. derita gue ni.

Mau sholat : ada buaya!

Sodara2, ini bukan fiktif belaka. Ini bukan latian mitigasi bencana. Ini beneran. Waktu itu, Sensor sholatnya terbagi dalam tiga kloter. Gue, Dias, Yoga, Yudo kloter terakhir. Berhubung tempat wudhunya cewek sama cowok jadi satu, dengan baik hati Yoga mempersilakan yang cewek wudhu duluan. Nah, pas lagi antri wudhu, gue ngeliat ke arah kolam yang pagarnya tinggi persis di samping tempat wudhu. Gue shock.... Mundur selangkah. Kayaknya ada sebentuk kulit buaya gitu. Masa?? Gue minta Ayun, temen yang udah selesai sholat buat liat ke kolam. Takut-takut dia melirik ke kolam. Oh no!!! That's the real crocodile! Temen2 lain pun heboh mengerubungi.

Gue inisiatif manggil Yoga, gue yakin dia bakal tertarik liat makhluk ini. Yoga mendekat. Dia ngakak pas liat ketemu temennya. Yudo dateng, ngakak juga. Hahahaha. Kok bisa. Buayanya gede lho, hingga di kegelapan malam kami bisa pastiin itu buaya. Serem!!

Trus cewek2 yang sholatnya kloter kedua, balik ke gubuk tempat makan. Manggil temen2 yang dapet giliran sholat pertama kali. "Ada buaya tuh deket mushola" (tuh kan? masalah ginian aja semua orang dikabari). Kembali diiringi suara2 heboh sang kaum adam, yang kerap kali dijuluki buaya (^^V) dateng ke mushola. ngakak lagi liat buaya. Saling tuding, siapa temennya buaya.
Gue heran, kenapa bisa ada buaya segede itu di kolam depan tempat makan??? Peternakan buaya ato gimana, entahlah. Yang penting Sensor seneng ketemu kawan2nya :P

Beberapa menit kemudian, kami disibukkan dengan perbincangan masalah buaya. Udah sekitar jam 18.30 WIB. Sementara temen2 laen maen kembang api di alun2. Gue memilih pulang ke habitat gue. Bukan di penangkaran buaya, tapi di rumah gue tercinta. Gue harus tetep taraweh nih. biar nggak dihabisi Ibunda. Hehehe.


Sensor, suatu saat nanti jika kita ketemu buaya. Kita akan selalu ingat buka bersama kita :)

#mohon maaf lahir batin buat yang sering dapet julukan buaya. Aku percaya suatu saat nanti kalian nggak kayak gitu.. kalian tetaplah manusia, bukan buaya...(apasih???) hehehe
peace ^^V

Love Sensor!!!!!!
August 30, 2011 No comments
Kisah ini terjadi dua bulan lalu. Sebuah kisah yang Insyaallah akan selalu kukenang sepanjang hayat :)


Kamis, 9 Juni 2011

Start dari rumah jam setengah enam, sekitar 20 menit perjalanan menuju sekolah tercinta. Di sana sudah ramai sekali. Ada apa gerangan??? Ehm, hari ini kami seangkatan akan berangkat berwisata ke Bali!!! :D Ya, kami akan berwisata ke Bali. Dalam perjalanan nanti akan mampir ke Kampus Universitas Gadjah Mada dalam rangka Studi Pengenalan Kampus (Stenakamp).


Nggak lama setelah seluruh siswa berkumpul, datanglah delapan bus Evolutionext yang akan mengangkut kami. Hmm, busnya banyak banget ya? Iya, soalnya satu kelas, satu bus. Biar nyaman. :)

Kelasku, XI Sos 2 mendapatkan bus warna item. Elegan banget! Dengan kode bus 'G', tentu saja.


Singkat cerita, habis dari UGM en makan di Taman Sari, Solo perjalanan dilanjutkan.

Hari beranjak sore, penghuni bus 'G' mulai bosan. Hingga temen kami, Pepe ambil inisiatif. Sang Kartono Favorit Smansa mengambil mic punya tour guide, dengan sopan tentunya. Pepe yang berponi mirip Mas Charlie St12 berkaraoke melantunkan lagu-lagunya Mas Charlie. Hahaha, tidak bisa dipungkiri hal yang sebenernya biasa dan nggak perlu ditanggapi dengan heboh ini disambut meriah oleh Keluarga Sensor (sensasi sosial loro). Namanya juga SENSASI :P. Teman-teman yang duduk di belakang, beranjak ke depan. Jalan sempit antarkursi bus jadi sesak oleh anak2 yang asyik ngibing. Nggak cewek, nggak cowok, SAMA AJA.


Bosen lagunya Mas Charlie, ganti lagunya Letto. Meskipun slow, lambaian tangan masih mengikuti irama. Semua bernyanyi bahagia. Suatu saat yang tak akan kita lupa.


Bosen lagunya Letto, Supeman is Dead beraksi meneriakkan "Jika Kami Bersama".... Luapan bahagia anak SMA nggak bisa dibendung. Semua bernyanyi, berjingkrak-jingkrak tak karuan. Lupa, ini bukan di depan panggung. Lupa, kalau ini di bus. Semua hanyut dalam indahnya bersama. Lagu ini memang membangkitkan semangat. Belum selesai lagu indah itu diputar, Pak Sopir mematikan CDPlayer-nya. Ngganggu konsentrasi supir katanya.

Yaaahhh, penumpang kecewa. Pasrah. Kembali ke kursi masing-masing. Cemberut. :(


Matahari tenggelam, hari mulai malam. Tapi, bukan suara burung hantu yang terdengar. Ini justru suara perut-perut yang lapar mengalun merdu. Sensorita mulai kelaparan. Untungnya, kami segera sampai di sebuah restoran di Nganjuk, Jawa Timur. Namanya apa ya??? Lupa.:P


Setelah perut kenyang, perjalanan berlanjut. Perut penuh, rasa pun mulai jenuh. Perlahan-lahan dijemput kantuk. Satu persatu Sensorita terlelap, terbawa mimpi...sudah sampai di Bali.


Hening dalam bus. Tak ada lagi suara-suara canda. Tinggal hembusan-hembusan nafas yang panjang dan teratur mengiringi laju Evolutionext hitam itu.


Kira-kira jam setengah dua belas,tour guide membangunkan kami. Kami tidak protes, malah kami terjaga dengan cepatnya. Duduk tegak dan menoleh ke kiri. Hamparan gemerlap PLTU Paiton, PLTU terbesar di Asia Tenggara. Jujur, aku sendiri baru kali ini menyaksikan PLTU ini. Aku suka! Suka sekali. Gemerlap cahaya dimana-mana. Begitu indah di tengah pekatnya malam. (cieehh....) Kami berkomentar ini itu. Tapi, tak berlangsung lama. Lelap kembali menyambut kami.....


to be continue....
August 01, 2011 No comments
Ulangan Kenaikan Kelas tinggal dua hari lagi, besok dan Jum'at.

Sejauh ini perjalananku dalam menghadapi UKK alhamdulillah baik-baik saja, meskipun aku nggak tahu bakalan kayak apa nilaiku nanti.
Kendala terbesar adalah : MATEMATIKA.
Selalu. Tidak pernah tidak.

Matematika selalu menghantui tidur saya, memuramkan hari saya.
Bahkan, UKK kali ini, saya hanya dapat mengerjakan 11 soal dari total 30 pilihan ganda dan 5 essay. Itupun kalau benar. Tentu saja, aku selalu berdo'a biar nilaiku nggak jelek-jelek amat.
hihihi...
May 31, 2011 No comments
Minggu lalu, sekolah tuh rasanaya sante banget...
Lha gimana??? orang kita cuma masuk sehari dalam seminggu!!! Asyik kan??
Why??? Kenapa cuma masuk sehari dalam seminggu??

  • Senin, 16 Mei 2011 Cuti Bersama soalnya hari kecepit.
  • Selasa, 17 Mei 2011 Libur soalnya tanggal merah, sepanjang hayat, tanggal merah itu pertanda libur
  • Rabu, 18 Mei 2011 Masuk sekolah pelajaran full
  • Kamis, 19 Mei 2011 Libur lagi, soalnya guru-guru join acara pelepasan siswa kelas XII yang di sekolah gue alhamdulillah lulus 100%
  • Jum'at, 20 Mei 2011 Seluruh ruang kelas dipakai buat Tes Penerimaan Siswa Baru
  • Sabtu, 21 Mei 2011 Seluruh ruang kelas dipakai buat Tes Penerimaan Siswa Baru

Asyik kan kelihatannya???
Trus, selama itu gue ngapain?


  • Senin, bikin layout G-Magz
  • Selasa, temen SMP gue maen ke rumah jadilah nostalgia
  • Rabu, sekolah sampai capek banget
  • Kamis, dengan malangnya gue ke sekolah buat ngambil flashdisk. Setelah melalui perdebatan dengan penjaga sekolah. Gue nggak dibukain lab komputer. Pulang dengan sedihnya. Yah, gimana ya, dalam flashdisk itu isinya tugas gue yang harus segera dikirim, juga layout gmagz yang belum selesai. Rasanya pengen nangis. Nggak semangat ngapa-ngapain di rumah.
  • Jum'at, lagi-lagi dengan malangnya gue bawa sisa-sisa semangat yang mulai redup. Gue datang ke sekolah. Lalu, senyum gue merekah dengan lebarnya. Lab komputer buka, dengan ditemani guru TIK gue ambil flashdisk. Semangat kembali membara ketika gue lihat benda kotak item, merek Kingston dengan tali item merek Toshiba itu gue temukan di bawah meja komputer teronggok dengan sehat. Gue meluncur pulang. Jadi, berangkat jam 09.00, perjalanan 20 menit, di sekolah paling cuma 10 menit, ke perpustakaan paling juga 10 menit, PULANG. Sampai rumah jam 10.
  • Sabtu, gue ngelanjutin bikin layout majalah sekolah. Bikin tugas akuntansi. Bikin html TIK.

Itu secercah perjalanan gue yang penuh perjuangan selama seminggu yang penuh hura-hura liburan.
Jarang banget sekolah libur banyak begini... Hihihi....
Senin, gue sekolah dengan pengalaman indah yang bakal gue ceritakan suatu hari nanti.


dan, hari ini Selasa, 24 Mei 2011 gue pulang awal dengan muramnya.
coz besok aku ULANGAN AKHIR SEMESTER.
KENAPA AKU MALAH NGGAK BELAJAR????
KENAPA AKU MALAH POSTING BLOG???
KENAPA ?????


jujur gue masih kepikiran gmagz yang belum selesai layout'nya.
tapi, sekarang gue musti pulang. meninggalkan blog gue yang geje. gue musti belajar.
dan flashdisk nggak boleh ketinggalan.
gue punya pesen :

JANGAN MELAKUKAN KESALAHAN YANG SAMA DUA KALI :)


doakan gue bisa ngerjain UAS Semester Genap :)
May 24, 2011 No comments

Minggu, 8 Mei 2011 lalu saya berpetualang, mendaki bukit Telomoyo. Setelah empat tahun tidak melakukannya, akhirnya Kanjeng Bunda mengizinkan saya naek bukit lagi.... Hihihi...sebenernya saya berangkat atas nama suborganisasi Redaksi Berita Smansa. Saya ditugaskan untuk meliput kegiatan besutan Pramuka Ambalan Cepaka ini. Saya berangkat bersama Sipit, kawan sebangku saya. Saya berangkat ke Telomoyo dalam keadaan sangat mengenaskan. Why??? Soalnya jempol kaki kanan saya memar gara-gara kejatuahan meja. Hehehehe...ini ceritanya puanjang. Jadi percaya aja ya! Saking mengenaskannya, saya nggak bisa naek gunung pake sepatu. Terpaksa pakai sandal jepit.. Pegel sih, tapi gimana lagi??? Udah terlanjur nafsu pengen menjamah sensasi rasa naik gunung soalnya. Saran saya...sumpah ini penting!!! Sangat disarankan untuk tidak naik gunung dalam keadaan memar di kaki. Kalaupun tidak memar, sebaiknya Anda memakai sepatu kalau tidak mau sandal jepit Anda pulang-pulang dalam keadaan "tepos"...hehe

Nah, petualangan dimulai. Saya berangkat menuju kaki Bukit Telomoyo yang berlokasi di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang naik truk. Ahh,, elok sekali. Sekian lama nggak naek truk. Kangen rasanya ketika angin berdesir di atas kepala kita...juga ketika kita berteriak-teriak geje karena bahagia naek truk (apasih????)

Saya berjalan bersama Sipit, dan seorang Bantara Cepaka, Yogi. Kami berjalan di barisan belakang bersama adek-adek kelas yang membawa bibit-bibit pohon mahoni. Ya, disamping hiking, hari ini acaranya juga tanam pohon. Panitia udah menyediakan lubang-lubang buat nanem di sepanjang jalan. Adek-adek dipersilakan buat menanam di lubang manapun yang mereka suka...

Hmmm....pemandangannya di Telomoyo itu bagus banget.... Tapi jalannya jangan tanya...aspal sih aspal...tapi rusak. Hancur... Berlubang dimana-mana. Trus kemiringannya cukup curam,,jadi meskipun dari kaki bukit sampai puncak cuma tujuh kilo. Rasanya tetep aja,,terlelahkan!!! Dulu pas naik ke Merapi, saya mendaki 15 km, tapi nggak capek-capek banget soalnya nggak curam. 
Baru beberapa ratus meter jalan, Yogi udah nggak betah menunggu saya sama Sipit yang jalannya berkecepatan sedang. So, pelari itu memutuskan untuk jalan dulu. Di tengah perjalanan, kami bertemu kembarannya si Yogi, namanya Yoga. Yoga lebih sabar jalan bareng kami. Personil tambah satu lagi, Merita. Jadilah, sepanjang jalan kami bernyanyi-nyanyi riang dengan 4Lay-nya. Abis ada Yoga sih, semua lagu jadi alay kalo dia yang nyanyi. Tapi hepi kok. Dan karena saya begitu menikmati perjalanan, jempol kaki nggak terasa sakit lagi... Yeyeyey \^^/

Kabut kayak di Forks

Saya dan Fatimaharani aka Sipit dengan Gunung Merbabu di jauh sana
Pemandangan di sepanjang jalan juga bagus, ada kabut-kabutnya gitu..trus kalo lagi nggak berkabut, sekelilingnya cuma ijo ijo ijo ijo ijo ijo dan ijo. Merita bilang berasa di Forks, hehehe. Tapi emang iya lho. Yoga sama Sipit aja pura-pura jadi warewolf, mengaum gitu. (Emang serigala mengaum ya???)

Setelah dua jam melalui medan terjal. Yang saya rasakan adalah lelah. Sampai di puncak, saya bertemu Yogi, Dias tercinta, dan Yoga. Di atas itu nggak ada apa-apa, cuma ada kayak menara-menara gitu. Kecewa T.T Akhirnya, saya cuma makan di sini. Trus foto bareng Hermansyah Family, sayangnya nggak ada Pipi Gilang, dan Tante Risa. Tapi nggak apa-apa, nama mereka tetap kami tulis di monumen yang kami buat di jalan aspal deket puncak. Hehe... Nggak terpuji banget nih perbuatannya.

Sekitar jam satu, kami turun bukit. Jalan lagi. Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Hujan deras mengguyur bumi Telomoyo ketika kami menuruni bukit. Saya emang bawa jas hujan. Tapi cuma atasannya doang. Olala..... celana sayapun basah kuyup. Jangankan celana yang nggak ketutup jas hujan. Baju yang ketutup jaket, ditambah jas hujan pun basah kuyup sampai dalem dalemnya. Tapi...disinilah feel-nya, berasa berpetualang. Berasa asyik berat!!!! Sepanjang jalan yang berlubang-lubang tadi digenangi air. Rasanya kayak menyusuri sungai sepanjang 7 kilometer.... Ah suka suka suka.....

Sampai di kaki bukit, kami istirahat sebentar. Hujan udah reda, tinggal angin yang bertiup. Tau kan??? Kalau badan basah tambah kena angin tuh dinginnya kayak apa....
Nggak lama, kami kembali ke sekolah lewat Tegalrejo. Kembali naek truk dengan gagahnya.

Finish! Setelah berhujan-hujan.
Fotografer: Pak Edi, guru olahraga kami.

Sampai di sekolah jam lima dalam keadaan menjijikan. Badan yang tadinya basah oleh keringat tiba-tuba terguyur hujan. Baunya tidak luntur, tapi semakin menjadi.. Wuek!!!
Itulah kesan perjalannan saya mendaki indahnya bukit Telomoyo. Nice adventure !!!
May 18, 2011 No comments
" Kamu sangat berarti istimewa di hati
kenanglah masa ini
jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing
ingatlah hari ini. . .
so sweet banget nggak tuh?
penting rak?? "
(SMS dari Ketua Kelas ke temen2, 19/04/2011)



Tiba-tiba saja aku pengen nulis ini. Mmm...mungkin karena cinta sama kalian :P (penting rak???)
Kalaupun nanti jadinya konyol, kacau, en geje. Yaaa...maaf lahir batin! :)

Sensor
yang berarti Sensasi Sosial Loro adalah nama kelasku di SMA N 1 Magelang.

Kelas kompak??? Menurutku, belum sepenuhnya. Ini menurutku, lho. Ada yang setuju atau nggak setuju?? Kalau ada yang setuju, ya ayo kita kompakkin lagi. Satukan tekad, satukan hati! Kalau ada yang nggak setuju, maaf lahir batin lagi deh!

Tapi, bagaimanapun juga, aku cinta Sensor, cinta arang wulu kucing. Apalagi kalau lagi 'menggila' togetheran, hahaha. Maklum anak IPS, sering kurang kerjaan. Ya iyalah, kita nggak sibuk ngerjain PR Kimia, kita nggak sibuk bikin video berita buat tugas Bahasa Jawa, kita nggak sibuk praktikum Biologi, kita juga nggak sibuk ngitung kecepatan buah apel yang jatuh dari pohon. Mungkinkah, kita terlantar dari dunia pendidikan ini?? Halah, melas banget keto'e...hehehe :D

Baiklah, kita hentikan pembahasan buah apel jatuh, atau tentang ganggang hijau, kembali ke tema semula, tentang kebersamaan Sensor yang nggak terlupakan, yang selalu bikin aku (semoga kalian juga) hepi,

pas kita heboh jadi suporter Pasopati waktu Liga Smansa (menang woy!!),
pas kita joget-joget diiringi musik dangdut koplo di Ruang Olahraga,
pas kita makan-makan kalau lagi ada yang syukuran,
pas kita diundang (atau menghasut supaya diundang??) makan kupat tahu di Bu Retno,
pas kita bikin kejutan buat Bu Huda,
pas kita jelajah alam atau aerobik dengan gerakan-gerakan aneh,
pas kita drama Bahasa Indonesia, ada Mischa, ada Pak Prabu, ada Anoman, ada Sinta (Purwo?? :P), ada Anang Hermansyah, ada Guru Wening, ada Patih Floren,
pas kita pengajian kelas di rumah Alfi,
pas kita maen di Malioboro, nyanyi di pinggir jalan, ada juga yang duduk di eskalator, ketemu orang yang kagum sama "tivi gede",
pas kita joget-joget di Peringatan Hari Kartini Smansa, MC bilang, "satu kata buat XI IS 2 : KEREN !!!" (haa nggih pripun nggih. . .Kartini & Kartono Favorit Smansa je),
dan masih buuuaaaanyak lagi, yang penting hepi kan??

Aku seneng banget kalau kita lagi kayak gitu. Bisa refreshing, bisa enjoy, bisa tertawa, bisa awet muda. Rasanya. . .yaah elok elok nian. Susah dikatakan, sulit dideskripsikan lewat tulisan, halah! Meskipun nggak terasa bentar lagi kita kelas XII dan setahun lagi kita lulus (amin...amin...amin....). Sekarang kita jangan sibuk mikir kelas XII dulu, hehe. Manfaatkan aja waktu yang ada di kelas XI. Kita nikmati sensasi persahabatan di XI SOS 2. Warnai hari-hari kita dengan terangnya warna persahabatan (??) Soalnya, nggak akan ada second chances buat menikmati masa SMA, it's now or never (jarene) kesempatan seperti ini tak akan bisa dibeli :D

. . .
bersamamu kuhabiskan waktu
senang bisa mengenal dirimu
rasanya semua begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya
janganlah berganti
tetaplah seperti ini
. . . .
( when words fail, music speaks, hehe :P )

Ah, Sensor ide-ide luar biasa yang kayak apa lagi yang bakal ngeramein kelas kita ya?? Oh tenang, jangan khawatir, jangan galau, masih ada Malinda Diiiiuz Syahrini Hermansyah yang siap dengan ide-ide spektakuler pastinya (ojo nesu muk, damai itu indah. seindah pelangi di matamu, beb). Moga kebersamaan kita nggak cuma berakhir di Smansa, moga berlanjut sampai tua nanti kita tlah hidup masing-masing....
dan terakhir, PENTING RAK ?????

*) sorry nek rak cetha...hehehe ^^V peace!

- 2304112056 -
April 26, 2011 No comments
udah jam tujuh. Bel masuk udah bunyi dengan nyaringnya. Saya malah lari ke kantin. Makan di Bu Jum. Habis gimana, tadi nggak sempet sarapan. Tapi, saya bukan dalam rangka bolos. Bukan! Ini dalam rangka izin. Izin Olimpiade? Jelas bukan. Saya izin mau ikut Pelatihan Jurnalistik (weizz…namanya keren banget) bareng Presiden Redaksi Berita Smansa, Rista dan seorang adik kelas, Lamia. Acaranya di Kampus I Univ. Muhammadiyah Magelang (UMM). Nginep, man! Dari tanggal 12-13 Maret. Singkatnya, saya udah selesai makan. Kami ke markas dulu buat ambil tas. Trus cabut ke UMM dianter Mas Yuri (sopir sekolah) pake ‘limosin’ Smansa.

Pembukaan jam delapan. Ada sesosok makhluk yang menarik perhatian saya sama Rista. Seonggok pria. Kami menatap pria gendut itu dengan seksama, hingga Rista bilang, “Koyone aku wis tau ngerti wong iki, Rul!” (artinya: kayaknya gue pernah liat nih orang). Saya jawab, “Iki ki pegawai dinas sing nye*eli kae lho.” (artinya: ini tuh pegawai dinas yang nye*eli). Ya, kami bertemu seorang Pegawai Dinas Pendidikan yang ……….. kayak gitulah. Soalnya, si Bapak ini cukup menghambat proses perizinan Sibema Cup, event yang udah pernah saya ceritakan. Lupakan soal si Bapak, balik ke acara bertema “Merintis Media Sekolah” yang diketuai oleh Mas Fauzi, (info ga penting : namanya sama kayak Ketua OSIS di sekolah saya, Fauzi alias Uzek).

Habis pembukaan ada orientasi. Yah, kenalan2 gitu. Soalnya ini acara diikuti oleh mayoritas SMA/SMK Negeri se-Magelang. Dilanjutin materi-materi kejurnalistikkan. Sebenarnya, saya dan Rista, pernah dapet materi-materi kayak gini. Tapi masih simple, belum mendalam kayak sekarang. Awalnya saya semangat, tapi lama kelamaan, kondisi fisik saya tidak mendukung. Masalahnya Cuma satu : meriang. Dan itu adalah salah saya sendiri. Semakin malam, rasa kantuk ini tambah nggak bisa diajak kompromi. Tambah kepala berat banget (baca : pusing). Nah, pas acara motivasi dari Pimred Magelang Ekspres, (jujur, saya udah nggak konsen, saya Cuma butuh tidur saat itu. Satu jam saja wis!) Mas Salman, salah seorang panitia, tiga kali tanya ke saya, “Mbak kamu sakit?”. Saya jawab, “Nggak. Nggak apa-apa.” Saya juga minta Rista untuk bungkam. Saya nulis sesuatu di laptopnya Rista :

Sekarang, badan gue meriang banget. Gara2 tadi malem gue tidur sampe malem. Ngapain??? Soalnya gue nonton film “Satu Jam Saja”. Emang sih judulnya satu jam saja tapi filmnya lama. Apalagi sore2 ini gue kehujanan deres terus. Yah, oke. Emang salah gue sendiri . Tapi, tenang gue akan bertahan.

Sekitar jam sebelas malem, acara selesai. Bahagianya . Begitu sampai tempat penginapan (halah!), saya langsung ambil selimut. BOBOK!! Mau dikatain kebo, ato apalah. Terserah! ‘Yang tahu fisik gue ya gue sendiri. Gue lagi butuh istirahat.’ Begitulah prinsip saya waktu itu. Meskipun berkali-kali terjaga, tapi paginya saya bangun udah sumringah kok. Alhamdulillah.

Paginya, saya ngikutin kegiatan lagi. Ada game juga, jadi saya bahagia. Hehehe. (info nggak penting: saya seneng ikut game, tapi saya tidak suka kalau game itu pake hukuman nyanyi. Oke, saya suka nyanyi. Tapi nggak di depan umum, apalagi dengan suara saya yang mengharukan ini. :P )

Dari semua materi yang diberikan, saya paling seneng materi layout. Saya tertarik bikin desain-desain gitu. Aber leider (sayangnya), waktunya terbatas. Jadi materinya kurang mendalam. Sumpah! Saya jadi ingin belajar materi layout di lain waktu. Saya tertarik buanget. Tapi Mas Adit, sang pelatih mau ngajarin nggak ya?? Duh, hasrat pengen belajar nih. Saya juga suka waktu kunjungan ke markas Magelang Ekspres. Sebenernya, saya pengen liat pas Koran itu dicetak pake mesin yang katanya Mas Fauzi seharga 6 M. Aber leider, korannya pas belum dicetak. (Kalo sekarang info penting: di Magelang Ekspres, saya diliatin kertas yang nggak bisa sobek. Saya takjub! Hahaha. Baru kali ini saya liat. Ndeso??? Biarin! Emang lo pernah liat??)

Secara keseluruhan, saya seneng ikut acara ini. Sudah lama saya dan Rista pengen ngadain acara temu jurnalis. Aber leider (saya lagi suka pake kata bahasa jerman ini, nggak apa-apa ya! ^^V), dana kami terbatas. Eh, tapi ada sesuatu terjadi pas tengah-tengah acara. Ibuk saya SMS : “Mbak, pulangnya bareng Mbak Nisa ya! Mbah Ibu sedo.” Iya, Mbah saya meninggal dunia, tapi dimakamkan Senin. Ah, udah nggak usah silsilah, balik ke topik utama. Semoga acara ini jadi awal buat menjalin silaturahmi sama kawan-kawan jurnalis muda se-Magelang. Jadi awal buat Merintis Media Sekolah, bagi mereka yang belum punya. Dan jadi pengetahuan buat kami, Redaksi Berita Smansa dalam mengembangkan mading dan majalah sekolah yang udah ada. Amin
March 22, 2011 No comments

Saya udah pernah cerita kalau saya suka kegiatan semacam naik gunung kan? Yah, pokoknya yang pecinta-pecinta alam gitu. Tapi, di SMA ini Ibuk saya rada keberatan kalo saya gabung sama organisasi pecinta alam. Alasannya, saya kan fisiknya sering nggak fit tuh! Nah, mami saya nggak mau kalo pulang-pulang dari naek gunung saya KO. Nggak apa-apa, toh temen-temen pecinta alam seringkali bikin kegiatan buat seluruh warga sekolah. Misalnya, PEPAT (Pendakian Awal Tahun), teawalk, bahkan beachwalk.

Sayangnya, di SMA saya belum berpengalaman mencoba salah satunya. Waktu beachwalk ke Pantai Sundak, Jogja Mei 2010, saya udah berencana ikut. Tapi hari-H ada tes beasiswa di Semarang yang membuat saya mengurungkan niat untuk ikut. PEPAT ke Gunung Merbabu Januari 2011, saya juga pengen ikut. Tapi bersamaan dengan pelaksanaan, saya mengalami enter wind a.k.a masuk angin. Kecapekan persiapan Sibema Cup. Soalnya, waktu itu saya dapat jatah nyebar pamflet ke Purworejo, di sana siangnya terik banget. Nggak tahunya, di Magelang uadem buanget. Perubahan suhu drastis ini bikin saya drop! (Kan saya udah bilang, saya sering nggak fit.)

Terakhir, teawalk ke Wonosobo Maret 2011 saya juga nggak jadi ikut. Kenapa?? Soalnya saya ikut pelatihan jurnalistik. Itulah, kalau nggak dapat restu Bunda. Ada aja rintangannya! Waktu itu saya dilema, ikut teawalk apa pelatihan jurnalistik. Terus sahabat saya tercinta bilang, “Pilih yang terbaik buat masa depanmu!”. Halah! Saya pun memutuskan buat ikut Pelatihan Jurnalistik buat nambah pengetahuan saya, biar saya bisa lakukan yang terbaik, seenggaknya buat G-Magz. Dan, ternyata benar. Pelatihan Jurnalistik berlangsung seru!

Tapi, di sisi lain saya masih pengen ngerasain NAEK GUNUNG bareng temen-temen SMA. Pengen banget. Buat temen-temen Gladiool Pencinta Alam (Glacial), kapan meh munggah gunung meneh? Aku melu yo! Dan buat Mami, restui aku, mom! Please!
March 22, 2011 No comments
Empat bulan sudah saya dan teman-teman seperjuangan di organisasi jurnalistik disibukkan dengan mempersiapkan sebuah event akbar : Sibema Cup 2011. Sebuah acara kompetisi yang dikhususkan untuk siswa-siswi SMP se-Ekskaresidenan Kedu. Sibema Cup punya empat cabang Lomba, yaitu Lomba Pidato Elokensia, Lomba Membuat Majalah Dinding, Lomba Membaca Berita, dan Lomba Membaca Puisi. Di tengah-tengah semua persoalan yang semakin rumit di negeri ini, mulai dari bencana-bencana alam yang tengah Tuhan ujikan pada kita, pejabat-pejabat yang terpikat korupsi, bahkan kemelut di tubuh PSSI (???) kami memutuskan untuk mengusung tema “Hapus Air Mata Pertiwi”.


Setelah melalui perjuangan yang panjang (cie…) akhirnya 20 Februari 2011 kemaren acara terlaksana dengan diikuti 20 sekolah (140 undangan). Saya sebagai seksi acara awalnya rada khawatir, soalnya acara molor. Biasa, petinggi ngaret. Ada juga sekolah yang ‘bandel’, udah disepakati kalau satu sekolah ngirim 6 siswa plus satu guru pendamping, masih juga ada yang bawa lebih. Untung panitia udah menyediakan tempat duduk agak lebih dikit, jadi dapet tempat duduk semua. Masalah ada yang nggak mau duduk, itu lain lagi. Tapi, Alhamdulillah acara selesai justru lebih awal dari yang diperkirakan, acara juga berjalan sukses! Nggak ada hal yang begitu menghalangi. Alhamdulillah, hari itu semua panitia kompak and koordinasi lancar.
Lewat Sibema Cup inilah, untuk pertama kalinya saya terlibat dalam penyelenggarakan program kerja besar. Benar-benar melelahkan! Ngurus izin ke Dinas Pendidikan, nyebar pamflet, mengurus percetakan, ngurus pendaftran, nyari sponsor, nyari donatur, nyari juri, desain perlengkapan, ngurus piala ke Pemkot, dll. kami lakukan bareng-bareng.
Sibema Cup bener-bener jadi pengalaman istimewa buat saya. Saya belajar sangat banyak hal dari acara yang diketuai oleh kawan saya, Saudari Arum Risalah. Belajar sebuah realita, bahwa seringkali apa yang sudah kita rencanakan nggak sesuai sama kenyataannya. Belajar sabar, belajar untuk bijak di tengah tekanan. Belajar buat menghadapi banyak orang dengan beragam karakter. Belajar buat nggak menyerah meski udah capek banget. Tahun lalu, saya masih kelas sepuluh. Saya masih jadi panitia bayangan. Belum tau banyak. Paling-paling Cuma nyari sponsor dan garis besar acara doang. Tapi sekarang banyaaaaak, baaaaannyaaak yang bisa saya pelajari dari Sibema Cup 2011.
Nantinya, program kerja ini bakal jadi sesuatu yang berguna bagi hidup saya. Sekarang, saya dan teman-teman panitia sangat berharap Sibema Cup tahun depan bisa terlaksana dengan sukses! Lebih sukses dari tahun ini malah. Saat itu kami udah nggak jadi panitia, kami udah nggak jabat jadi Pengurus Organisasi Jurnalistik lagi. Tapi Insyaallah, kami siap dimintai bantuan adik-adik kami. J
Diposkan oleh Salazar Rowena di 3/15/2011 03:26:00 PM



March 22, 2011 No comments
Older Posts

About me

About Me

Live in small and lovely town, Magelang. Enjoy making DIY project, especially hand-embroidery. Really love writing here, share some thoughts, experience, and everything that popping in my mind.

Follow Us

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Popular Posts

  • Jalan-jalan ke Banyuwangi (3): Pendakian Gunung Ijen
    Setelah puas menikmati pesona Taman Nasional Baluran di Situbondo (seperti yang telah saya tuliskan sebelumnya), saya sholat kemudian ma...
  • Jalan-jalan ke Banyuwangi (2): Bacpacker ke Baluran di Musim Hujan
    Setelah kemarin menulis tentang rincian teknis jalan-jalan ke Banyuwangi, kali ini saya hendak menuliskan cerita tentang tempat wisatanya. ...
  • Nasi Goreng, Mimpi, dan Playlist
    Ide untuk membuat tulisan ini sudah terlintas sejak beberapa hari lalu, tapi sengaja saya biarkan mengendap dulu di kepala karena banyaknya...
  • Jalan-Jalan ke Banyuwangi (1): Itinerary, Transportasi, dan Biaya
    Banyuwangi adalah sebuah tempat yang ingin saya kunjungi sejak sebelum KKN. Saya bahkan sudah menggali informasi dari teman kuliah yang sud...
  • Tentang Kerajinan Kristik
    Selain menyulam yang telah saya bahas sebelumnya, di tahun 2018 ini saya juga mulai bikin kristik lagi. Sejauh ini, sudah ada dua kristik y...
  • Perkara Memasak
    Seminggu lebih berlalu setelah Hari Raya Idul Adha dan baru hari ini saya sempat memasak daging kurban. Tak lain, adalah karena pada Hari R...
  • Sebuah Kesempatan: MDP V Net Mediatama Television
    Sabtu sore, seminggu lalu, saya mendapat email dari Net Mediatama (perusahaannya Net TV) yang menyatakan bahwa saya lolos seleksi administr...
  • [K-Drama] Queen Seondeok: Kisah Cinta Deokman, Kim Yu Shin, dan Bidam
    Sebuah drama yang tanpa kisah percintaan sepertinya akan terasa hambar, sehambar hidup tanpa cinta mungkin #halah maka The Great Queen Seon...
  • [K-Drama] Ringkasan Drama The Great Queen Seondeok: Perjuangan Wanita Meraih Tahta
    [ WARNING : Tulisan ini bakal sangat panjang, karena emang banyak yang harus dibahas dan karena saya begitu antusias. Nggak tahu lagi g...
  • Prangko Edisi Khusus Asian Games 2018 Jakarta-Palembang
    Halo, sudah berapa tahun cahaya saya nggak nulis blog? Ketiadaan materi membuat saya jarang nulis huhuhu, so sad . Kalau ada usulan ide bol...

Labels

  • DIY Project
  • Drama Korea
  • Jalan-jalan
  • KKN
  • Korean Wave
  • Life Story
  • Something Wonderful
  • Thoughts

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2025 (3)
    • ▼  December (1)
      • Overwhelmed
    • ►  October (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2022 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2020 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  September (5)
    • ►  July (2)
    • ►  April (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  October (1)
    • ►  May (2)
    • ►  February (1)
  • ►  2018 (29)
    • ►  December (5)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2017 (35)
    • ►  December (7)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  January (11)
  • ►  2016 (28)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (2)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (5)
    • ►  January (2)
  • ►  2015 (9)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
    • ►  April (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (5)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (4)
    • ►  April (5)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
    • ►  January (11)
  • ►  2013 (46)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (9)
    • ►  September (8)
    • ►  August (8)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (6)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (7)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
  • ►  2011 (19)
    • ►  October (1)
    • ►  August (4)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (1)
    • ►  March (8)
  • ►  2010 (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  February (1)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose