twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • ABOUT
  • CATEGORIES
    • DIY
    • TRAVEL
    • THOUGHTS
    • KOREAN WAVE
  • About
  • Contact

a wonderful life

Hari pertama di tahun 2018 ini saya mulai dengan berkondangan ke Kebumen, mendatangi pernikahan salah seorang teman kuliah bernama Ela. Sang mempelai wanita pernah ngekos sekamar selama tiga bulan bareng saya. Sekarang sih, dia udah resmi jadi temen sekamar suaminya hahaha. Turut berbahagia buat Ela, semoga jadi keluarga sakinah mawaddah warohmah dan dikaruniai keturunan yang sholeh/sholihah. Amin.




Kondangan sebenarnya adalah ajang reunian dan saya bahagia sekali bisa bertemu dengan teman-teman kuliah Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) Fisipol UGM angkatan 2012 ini hahahaha. Terakhir kami ketemu berbanyak gini pada tahun 2015 ketika kami menyelenggarakan makrab angkatan di somewhere deket Pantai Glagah, Kulonprogo. Waktu itu tagline makrab kami adalah: Lupakan MPAN, Lupakan KKN, I will always love you! #Again. Ya, makrab itu diadakan di semester enam ketika kami disibukkan oleh mata kuliah Metode Penelitian Administrasi Negara (MPAN) yang isinya adalah riset-riset, yaa bisa dibilang ini pra-skripsi laah. Setiap mahasiswa wajib mengumpulkan judul riset dan menyusun proposalnya, bahkan sudah mulai dikasih dosen pembimbing. Selain itu, kami juga disibukkan dengan persiapan KKN, rapat-rapat KKN, jualan something alias danus-an buat nambah uang saku KKN, dan mungkin juga berurusan dengan LPPM. Jadi, makrab ini bener-bener sebuah short escape bagi kami kala itu. Kalau tentang I will always love you, sebenernya itu adalah nama makrab jaman kami maba dulu. Makanya di tahun 2015, makrab angkatannya dikasih tagline I will always love you #Again hahaha.

Sebagian kecil gadis-gadis MKP 2012 bersama manten.
Me? That one who wear royal blue dress.
Balik ke momen 1 Januari 2018. Hari itu ada tiga rombongan yang berangkat ke nikahan Ela. Sebenarnya kami harus berangkat jam 06.00 pagi, tapi tentu saja molor. Bahkan rombongan saya baru berangkat dari Jogja jam 09.00 pagi. Why? Tentu saja karena menunggu Lord Adam Calon Bupati Sleman bangun dari tidurnya, maklum doi tuh makhluk nocturnal yang akan lebih aktif saat malam gitu hahaha. Meski begitu, karena rombongan lain berhenti untuk sarapan dan mungkin juga dandan, jadilah tiga rombongan sampe lokasi dengan jeda waktu nggak jauh-jauh amat. Rombongan saya sih sampe sana ketika acara udah kelar hahaha.



Sampai disana, ngobrol-ngobrol-lah kami dan tentu saja foto-foto. Sama makan-makan juga, tapi saya udah nggak nafsu makan. Pada dasarnya saya udah nggak enak badan sejak dua hari sebelum berangkat, bahkan malam sebelum berangkat itu saya pusing banget dan mengandalkan pertolongan pertama dengan Tolak Angin. Ditambah rute Jalan Daendels yang penuh lubang membuat sang supir harus nyetir zig-zag demi menghidari lubang. Sungguh kombinasi yang kurang menyenangkan bagi kesehatan saya hehehe. Untungnya, saya bertahan hingga akhir meskipun dengan lemas hahaha.


Sempetin foto dulu di tengah keramaian Pantai Suwuk.

Pulang dari kondangan, seluruh rombongan memutuskan untuk mampir ke Pantai Suwuk yang hanya tiga puluh menit ditempuh dengan mobil dari lokasi nikahannya Ela. Mengingat ini adalah libur tahun baru, maka...pantai ini sungguh ramai. SANGAT RAMAI! Jadilah, kami hanya duduk-duduk sambil memesan makanan, ngobrol-ngobrol, dan nyanyi-nyanyi. Tapi meskipun "cuma" kayak gitu ternyata saya seneng hehe. Saya sendiri juga tadinya gak nyangka bakal bahagia gini hahaha. Cerita-cerita sama teman tentang aktivitas mereka sekarang, tentang perjuangan job-seeker (tentu saja) dan guyon-guyon receh ala jaman kuliah. Benar-benar bisa dibilang refreshing di tengah segala kesuntukan ini haha.

Alhamdulillah, thanks God for that amazing day!!

05 Januari 2018

January 08, 2018 No comments
Saya adalah mahasiswa semester delapan yang memiliki seorang adik yang tengah menempuh tahun terakhirnya di SMA, bulan-bulan ini ia tengah sibuk dengan berbagai macam ujian dan persiapan SNMPTN, juga mungkin SBMPTN. Terinspirasi dari keadaan tersebut, saya ingin sedikit berbagi. Bukan berbagi tips jitu menghadapi ujian atau mantra mujarab untuk dapat masuk perguruan tinggi idaman, saya hanya ingin berbagi pengetahuan tentang jurusan tempat saya menuntut ilmu, semoga dapat memberikan gambaran untuk adik-adik SMA yang tengah bingung sibuk memilih jurusan :)
Sebelumnya perkenalkan, saya adalah mahasiswa S-1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) angkatan 2012, yaa memang sudah cukup tua haha. Fisipol UGM memiliki enam jurusan, namun yang akan saya bahas dalam tulisan ini tentu saja jurusan saya sendiri, yaitu Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP). Fyi, berhubung sekarang kata jurusan diganti dengan kata departemen, pembahasan selanjutnya saya akan menggunakan kata departemen (so, departemen = jurusan).


Togetherness :')

Apa itu departemen MKP?
Departemen MKP merupakan nama baru dari jurusan Ilmu Administrasi Negara, pergantian nama ini terjadi pada tahun 2010 karena nama tersebut dianggap lebih menggambarkan hal-hal yang dipelajari. Nama MKP hanya ada di Fisipol UGM, di perguruan tinggi lain jurusan ini biasa disebut Administrasi Negara atau Administrasi Publik.
Apa yang dipelajari di departemen MKP Fisipol UGM secara umum?
Poin ini penting untuk diketahui, pasalnya semasa awal-awal kuliah dulu beberapa kawan saya yang merasa salah memilih jurusan. Mereka mengira nama Administrasi Negara akan mempelajari hal-hal yang mirip dengan Akuntansi, padahal sama sekali tidak. Saya tidak tahu apakah masih ada adik-adik di SMA yang beranggapan demikian, atau sudah lebih paham tentang Administrasi Negara, yang jelas pada poin ini saya akan menjelaskan mengenai yang dipelajari di MKP.
Secara umum, departemen MKP mempelajari tentang pengelolaan dan penyusunan kebijakan di organisasi sektor publik, baik dalam lingkup pemerintahan maupun swasta. Sektor publik gampangnya adalah suatu lembaga yang mengurusi pelayanan bagi masyarakat luas, misalnya kementerian, BUMN, dll. Di departemen MKP kami belajar tentang teori organisasi, teori pembangunan, sistem perencanaan pembangunan, penganggaran, ekonomi sektor publik, reformasi administrasi, e-governance, dll.
Adakah pilihan konsentrasi di departemen MKP Fisipol UGM?
Jika di SMA terdapat penjurusan IPA/IPS/Bahasa/Agama, maka departemen MKP Fisipol UGM memiliki dua konsentrasi (semacam penjurusan kalau di SMA) yaitu Manajemen Publik (MP) dan Kebijakan Publik (KP), tapi sejak angkatan yang lebih muda dari saya, konsentrasi dihapuskan. Saya akan membahas mata kuliah di kedua konsentrasi sekedar untuk memudahkan pembaca :)
Teman-teman angkatan 2012 yang memilih konsentrasi kebijakan publik mempelajari tujuh mata kuliah wajib, yaitu; Analisis Kebijakan Publik, Formulasi dan Legitimasi Kebijakan, Studi Implementasi Kebijakan, Teknik Pengambilan Keputusan, Advokasi Kebijakan, Ekonomi Politik Kebijakan, serta Monitoring dan Evaluasi Kebijakan. Sedangkan bagi konsentrasi manajeman publik, tujuh mata kuliah wajib adalah; Manajeman Sumber Daya Manusia, Manajemen Aset, Manajemen Pelayanan Publik, Perilaku Organisasi, Perubahan dan Pengembangan Organisasi, Pembangunan Kelembagaan, serta Kepemimpinan Publik.
Selain mata kuliah wajib, baik konsentrasi KP maupun MP dapat memilih mata kuliah pilihan sesuai minat masing-masing individu, seperti; manajeman dan kebijakan pariwisata, manajemen dan kebijakan transportasi, manajemen dan kebijakan perkotaan, manajemen lingkungan dan bencana, manajeman perusahaan negara, manajemen proyek, pemasaran sektor publik, tanggung jawab sosial perusahaan/corporate social responsibility (CSR), dll.
Apa yang didiskusikan di departemen MKP?
Banyak hal kami diskusikan maupun kami kerjakan sebagai tugas. Contoh kongkrit adalah reformasi birokrasi di lingkup pemerintahan kota Surabaya yang terus membaik di masa pemerintahan Ibu Risma. Perubahan signifikan pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak masa kepemimpinan Ignasius Jonan juga pernah kami bahas. Konflik antara masyarakat dengan perusahaan/pemerintah, misalnya antara masyarakat lereng Gunung Kendeng, Blora terkait rencana pembangunan pabrik semen atau juga antara masyarakat pesisir Kulonprogo dengan pemkab dan PT JMI terkait rencana penambangan pasir besi di pesisir. Tentu saja masih banyak lagi fenomena sosial yang kami pelajari di departemen MKP.
Apa saja pilihan karir lulusan departemen MKP?
Materi yang dipelajarai di departemen MKP cukup luas, sehingga sebenarnya pilihan karirnya pun beragam. Lulusan MKP dapat bekerja di sektor pemerintahan, BUMN, BUMS, multinational corporation (MNC), aktivis pada NGO (Non-Government Organization), analis kebijakan, peneliti, diplomat, politikus, dsb.
Untuk pilihan karir ini, menurut saya tidak perlu terlalu cemas. Selama kalian berminat dan sungguh-sungguh belajar, baik belajar akademis maupun bersosialisasi, dan memiliki kualitas diri yang baik insyaallah ada jalan. Pasang target boleh, berusaha sebaik mungkin dan senantiasa berdoa jelas perlu disinergikan. Rejeki itu sudah ada yang mengatur :)
Apa saja kegiatan mahasiswa MKP di luar kuliah?
Secara spesifik, departemen MKP memiliki himpunan mahasiswa yang diberi nama Gamapi (Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik). Dulunya, ketika masih bernama Ilmu Administrasi Negara namanya KMAN (Keluarga Mahasiswa Administrasi Negara). Entah kenapa KMAN rasanya terdengar lebih gagah hehe. Gamapi memiliki beragam program kerja khususnya bagi mahasiswa MKP UGM maupun mahasiswa-mahasiswa Administrasi Negara di seluruh Indonesia melalui program tahunan Public Action. Selain berpartisipasi di Gamapi. Tentu saja teman-teman nantinya juga dapat memilih beragam organisasi baik di level fakultas ataupun universitas, bahkan organisasi di luar kampus yang paling sesuai dengan minat kalian :)


Sometimes we go to somewhere to escape from our activities.
We didn't ready yet for the shoot, but the wave behind us is amazing
.

Bagaimana dengan biaya, cara pendaftaran, jadwal pendaftaran, dan sejenisnya?
Nah, untuk hal ini karena setiap tahun berubah, maka akan lebih jelas bila dibaca di link berikut mkp.fisipol.ugm.ac.id. Oh iya, pada tahun 2015, departemen MKP mulai membuka kelas untuk teman-teman yang berminat untuk menempuh studi di kelas International Undergraduate Program (IUP), dimana pada program ini mahasiswa IUP berkesempatan untuk mengenyam pendidikan di UGM dan di universitas partner di luar negeri untuk meraih double degree, yaitu satu gelar dari dalam negeri (Sarjana Ilmu Pemerintahan/S. IP) dan satu gelar dari universitas partner.
Bagaimana dengan passing grade, jumlah peminat tahun lalu, kapasitas yang diterima?
Saya sendiri dulu tidak terlalu memusingkan perihal passing grade ini ketika hendak memilih jurusan kuliah hehe. Kalau untuk jumlah peminat tahun lalu, kapasitas diterima, dsb sebaiknya adik-adik googling sendiri heheh. Jangan sampai mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan kayak yang ditulis teman saya ini yaa heheh.
MKP Angkatan 2012 :)
See you on top,guys!
Itulah sedikit gambaran yang dapat saya berikan tentang departemen MKP berdasar pengalaman selama hampir empat tahun kuliah disini. Semoga memberi manfaat terutama bagi adik-adik yang tengah browsing dan berminat dengan jurusan MKP. Tetap semangat belajar, berusaha, dan berdoa yaa. Semoga kalian berhasil meraih apa yang kalian cita-citakan. Kalaupun belum teraih, percayalah mungkin Allah SWT sedang menyiapkan rencana yang lebih pas dan lebih indah untuk kalian :)
Selamat berjuang, Calon Gamada!!


Ditulis oleh mahasiswa biasa saja yang gemar menulis di blog
dan sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir :P
Correct me if i'm wrong.
March 20, 2016 19 comments

Kalian tahu Najwa Shihab kan? Jurnalis pinter lagi cantik yang punya acara talkshow berjudul Mata Najwa? Tahu kan? Tahu dong? Ada apa dengan Najwa? Begini ceritanya. Waktu aku masih awal-awal masuk kuliah, aku denger berita kalo Najwa bakal bikin talkshow live di Kampus UNS, Free! Aaak, mau banget waktu itu. Tapi berhubung aku tahunya itu cuma buat mahasiswa UNS dan UNS itu lumayan jauh dari Jogja, aku cuma bisa denger cerita dari temen-temen SMA yang dateng ke acara itu, sama lihat tayangan ulangnya di video dari Harry. #akurapopo

Nah, kemaren-kemaren ini aku denger kabar kalo Mata Najwa bakal bikin acara serupa kayak yang pernah dibikin di UNS tapi...di UGM. Denger beritanya aku langsung antusias. Tapi, aku nggak terlalu memperhatikan bakal kapan acaranya, gimana daftarnya, dimana tempatnya, dan bla bla bla. Sampai pada suatu pagi, aku iseng kepo akun twitter-nya @MataNajwa dan lihat twit tentang Mata Najwa on Stage yang bakalan digelar di Kampus UGM. Aku cuma retwit beritanya. Beberapa hari setelah itu, pas lagi lembur di kampus buat ngerjain tugas Manajemen Aset yang buanyak banget itu (yang tentu saja dikerjakan sambil twitter-an) aku melihat informasi kalo pendaftaran Mata Najwa on Stage sudah dibuka. Ternyata cara pendaftarannya kita harus kirim email kemudian nanti nunggu konfirmasi bakal dapet tiket atau nggak. Langsung deh, aku barengan sama Ucup dan Nurul Azizah mendaftarkan diri malam itu juga XD



Harap-harap cemas menunggu konfirmasi dari pihak panitia, akhirnya Ucup memberi kabar kalau kami termasuk dalam 6000 orang yang beruntung mendapatkan tiket Mata Najwa on Stage!!! Alhamdulillah, bahagianyaaa :D Kayak gini nih bentuk print-screen konfirmasi email-nya. Print-screen ini harus dicetak dan dibawa bersama kartu identitas ketika hendak menukarkan dengan tiket.


Ketika tiket Mata Najwa sudah di depan mata Nurul hahah

Oh iya, FYI kawan. Metro TV on Campus ini terdiri atas tiga rangkaian acara (seluruhnya FREE) yang dilaksanakan mulai dari tanggal 23-25 April 2014. Hari pertama acaranya adalah Open Mic, yaitu lomba Stand Up Comedy. Aku sempet nonton sebentar. Waktu itu kebetulan aku lagi ambil tiket yang lokasinya adalah di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri, UGM, tempat dimana Open Mic diselenggarakan. Setelah ambil tiket dan tentu saja foto-foto sebentar, kami menyempatkan buat nonton. Hahaha lumayan bikin ngakak. Kreatif-kreatif banget itu pesertanya. Hari kedua adalah Pelatihan Jurnalistik, sebenernya aku daftar ini juga. Sayangnya, email itu nggak kekirim dan masih di-draft jadi kami gagal ikut. Sedih siih, tapi nggak apa-apa deh kan masih punya tiket buat acara terakhir; Mata Najwa on Stage.

25 April 2014

Open gate buat acara Mata Najwa on Stage itu jam 11.30, ketika aku sama Nurul Azizah dateng jam 12 itu teras Gedung Grha Sabha Pramana udah penuh banget oleh manusia. Panas pula~ duh duh duh. Beruntung, barisan terdepan manusia yang antre tiket adalah adekadek tingkat kami heheh. Langsung deh, sambil antre di belakang kami hubungi mereka buat kalau bisa mencarikan dua seat untuk kami. Mereka menyanggupi heheh. Open gate agak molor, mungkin setengah satu baru dibuka dan kami berhasil dapet seat nomor dua dari depan berkat bantuan adek-adek tingkat kami. Aaaakk, makasih banget yaaa dek :D Rasa lelah, panas, dan bete itu ilang seketika ketika memasuki gedung GSP dan lihat panggung Mata Najwa. Ini ketiga kalinya aku masuh GSP, dan rasa merinding itu masih saja ada. Aura sakral-nya GSP :')


Crowded before open gate
 in front of Grha Sabha Pramana, UGM, Jogjakarta
Selfie duluuuuu sebelum acara dimulai wkwkwk
Sebelum acara inti dimulai, ada kegiatan flash mob bersama Kopiko 78, dan penjelasan produk dari pihak sponsor yaitu Kopiko 78 dan Bank CIMB Niaga. Ada juga penampilan dari Penta Boyz. Ada kalimat lucu yang dilontarkan MC ketika itu, "Jomblo nggak apa-apa yang penting bisa nonton Mata Najwa!" yang langsung menghebohkan GSP. Hahahah kemudian aku curiga, sepertinya yang nonton Mata Najwa ini emang jomblo semua hahaha XD

Acara dimulai sekitar pukul 15.00, Najwa Shihab muncul diiringi tepuk tangan meriah dari segenap hadirin. Yang aku maksud hadirin adalah tamu undangan, panitia, 6000 orang bertiket, dan puluhan atau mungkin ratusan yang tidak memiliki tiket yang diizinkan masuk selama kapasitas GSP mencukupi. Gaisss, Mbak Najwa ini aslinya lebih cuanteek daripada di tivi :3 Tepuk tangan semakin meriah ketika narasumber talkshow bertema "Dari Jogja untuk Bangsa" itu naik ke panggung. Mereka adalah; Sri Sultan Hamengku Buwono X, Mahfud MD, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Chairul Tanjung. Amazing! Orang hebat semua, dan aku ngefans berat sama Pak Mahfud :D

Gedung Grha Sabha Pramana sebelum acara dimulai.
a photo by Yulius Wimar, from 2nd floor GSP



Yang dibahas dalam talkshow tersebut lebih ke perjalanan mereka hingga dapat meraih kesuksesan seperti sekarang, tak lupa juga sedikit 'menyenggol' masalah politik. Terutama terkait pencalonan dua narasumber yaitu Pak Mahfud MD dan Pak Anies Baswedan sebagai Presiden RI periode 2014-2019. Di tengah-tengah acara, Mata Najwa membuat kejutan untuk penonton dengan hadirnya Sentilun alias Butet Kertarajasa dengan sentilannya yang khas. Sepanjang acara yang ada hanyalah terpukau dan terpukau. Hahah. Talkshow yang benar-benar mengisnpirasi. Bersyukur sekali bisa berada di acara tersebut :)

Ada beberapa kalimat yang sangat membekas dalam benakku ketika menyimak Talkshow "Dari Jogja untuk Bangsa" itu, diantaranya:

"...semua ini tidak ada apa-apanya tanpa doa Ibu."
_Ridwan Kamil

"...jangan mengukur apa yang dimiliki orang, tapi ukurlah seberapa banyak yang bisa kita berikan kepada orang lain."
_Chairul Tanjung

"...memilih jalan mendaki memang berat, tapi insyaallah itu akan mengantarkan ke puncak-puncak baru perjalanan kita."
_Anies Baswedan

Khas-nya Mata Najwa adalah selalu ada Catatan Najwa di akhir acara, bagi yang ingin membaca silakan klik Catatan Najwa dan monggo kalau mau menyaksikan video Mata Najwa on Stage (Kampus UGM)

Fasilitas yg didapat free dari Mata Najwa on Stage
ada seertifikat (blm ditulis namanya), notes, dan yg gak difoto ada snack.
Karena duduk di seat depan, dapet T-shirt dari Kopiko 78 juga, Thanks all!


Last, thanks Allah SWT telah memberikan kesehatan dan kesempatan, Alhamdulillah. Juga untuk Metro TV, Kru Mata Najwa, dan panitia yang ternyata adalah teman-teman se-fakultas, thanks teman-teman Komako (Korps Mahasiswa Komunikasi) dan Komap (Korps Mahasiswa Jurusan Politik Pemerintahan) Fisipol UGM. Great! :)


May 04, 2014 7 comments

Rabu, 15 Januari 2013



Ada orang bilang Januari itu kependekan dari hujan sehari-hari. Hmm, mungkin itu ada benernya juga. Kayak beberapa hari terakhir yang hampir tiap hari hujan, termasuk hari ini. Hujan yang udah deres di pagi hari sempet bikin para mahasiswa yang sedang ujian males berangkat. Iya, di saat yang lain udah libur fakultasku masih ujian emmm..teknik juga masih ujian kok (njuk ngopo? -__-). Hari ini aku ada dua ujian, Teori Organisasi sama Manajemen Sumber Daya Manusia.

Tadinya, member grup WA yang nama grupnya "CIVILsociety" berencana berangkat jam delapan meskipun ujian mulai jam setengah sepuluh. Kami mau belajar bareng dulu. Lalu, hujan gerimis yang cukup deras (?) turun dengan syahdunya. Suasana menjadi sangat mendukung...mendukung untuk bobok selimutan maksudnya :3 Betapa hujan telah memadamkan bara semangat kami untuk berangkat pagi dan belajar bareng. Walhasil aku pribadi berangkat jam sembilan dengan berhujan-hujan. Mmm..pake jas hujan sih.

Kampusku yang elok.
Foto itu diambil sama Aca dan diupload di instagram tadi sore.

Aku sampai kampusku yang begitu elok jam setengah sepuluh. Ujian udah mulai, tapi aku nggak langsung masuk kelas. Aku sama beberapa teman belajar lagi, baca-baca materi dulu sekitar sepuluh menitan baru masuk kelas. Ujian pertama adalah mata kuliah Teori Organisasi. Sebenernya aku lumayan lancar ngerjain soal, tapi ada satu poin yang lupa dan aku ikhlaskan ia kosong begitu saja. Selain karena lupa juga karena waktunya tak cukup buat 'merangkai kalimat' menjadi jawaban. Pertanyaan itu sederhana sebenarnya "Jelaskan dua strategi penerapan knowledge management dalam organisasi!" Jawabannya adalah codification dan personalization. Tapi tadi aku lupa...ah sudahlah. Biarkan ia berlalu.

Setelah pusing sama Teror a.k.a Teori Organisasi, aku sama temen-temen melaksankan kegiatan yang disebut brunch  oleh para bule. Kami makan ber-brunch sekitar jam sebelas. Karena, kami nggak terlalu sreg sama kantin Fisipol, kami makan di 'Bonbin'. Gaissss, itu bukan semacam kebun hewan-hewan atau sejenisnya, 'Bonbin' adalah nama kantinnya anak FIB. Salah satu kantin di kampusku yang menunya variatif, pelayanannya oke, dan harganya assoy heheh. Kami makan cepet-cepet terus balik ke kampus.

Ujian kedua adalah Manajeman Sumber Daya Manusia (MSDM). Ujiannya bersifat terbuka, boleh liat catetan dan. . .masyaallah pertanyaannya emang 'cuma' tiga. tapi jawabannya harus nulis buanyak buanget dan waktu sembilan puluh menit itu sangat kurang.

Itulah, di hari yang begitu mendung itu dua ujian dilalui dengan tidak terlalu mulus. Sedih sebenarnya. Tapi aku bukan tipe yang menangisi ujian, buat aku yang udah ya udah. Kalo aku nggak bisa itu mungkin karena kemaren belum maksimal belajarnya, sekarang waktunya lebih serius buat ujian selanjutnya, bukan menangisi ujian yang telah lalu.

Selesai ujian, jam satu seperempat sebenernya aku punya janji sama temenku buat beli jaket. Tapi ternyata dia masih di Magelang, mennn!! -___- Oke karena aku sahabat yang baik, aku bersedia nungguin dia. Lagian temen-temen juga masih stay di kampus. Kejebak hujan sekaligus nungguin jam empat. Temen-temenku ada acara jam empat.

Tiga jam di kampus itu useless banget, kami cuma ngobrol dan bercandaan. Padahal masih ada satu ujian lagi buat Jumat mendatang. Tapi, biarlah refreshing bentar habis capek mikirin Teror sama MSDM. Kami nggak lupa buat foto alay ala anak muda jaman sekarang.


Nggak ngerti kenapa tiba-tiba pengen foto. Yasudahlah, foto aja mumpung selo banget tiga jam. Aku juga take foto tas yang kemaren aku ceritain, yang udah ngeksis lima tahun bersamaku. Iya, emang niat nge-foro tas buat dipasang di blog. Soalnya di tulisan lalu belum punya foto tas heheh.


Itulah tas ransel hitam yang setia menemaniku selama ini. Lima tahun loh! Kamu aja belum selama itu kan menemaniku? *apadeh* Tas itu tentu saja punya isi, dan dari isinya yang lumayan penuh, aku mau share beberapa diantaranya. Aku tahu ini nggak penting buat yang baca. Tapi ini seru men! Ciyus!

tempat pensil dan buku catatan kuliah

bagian dalam buku catatan dan kartu pos

Iya, itu buku catatan kuliahku di semester tiga ini. Liat deh sampulnya, itu ada tempat kosong yang harusnya dipake buat nyantumin nam kita. Tapi aku enggak, tempat kosong itu justru aku isi dengan bungkus permen jahe Gingerbon. Nggak ngerti kenapa, eh tapi cocok banget kok bungkus permen yang berwarna gading itu sama
January 16, 2014 No comments
Setahun lalu, pasca diterima sebagai mahasiswa jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik (Ilmu Administrasi Negara) di Universitas Gadjah Mada lewat jalur SNMPTN Undangan aku ikut tes TOEFL yang diselenggarakan UGM. Yaa, bersama sekitar tiga ribuan Mahasiswa Baru (Maba) yang diterima jalur undangan, aku ngerjain tes TOEFL di Gedung Serbaguna Grha Sabha Permana (GSP). Gedung gede banget yang bakal kalian temui pertama kali kalau masuk UGM lewat gerbang utama. Waktu itu rasanya bersyukur banget. Alhamdulillah. Subhanallah :)

Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa yang dipelajari di jurusan MKP, silakan baca tulisan saya berikut ini: klik disini :D

Seingatku, aku dulu ngerjain TOEFL mulai jam 7.30-11.00, habis itu aku keluar ruang ujian dan. . . aku kaget bingits. Kenapa? Ternyata di pintu keluar GSP itu udah disambut buanyak banget mahasiswa UGM. Mereka bawa kertas-kertas gede yang ada tulisan nama jurusan ataupun nama fakultas mereka. Ada juga yang bawa kertas bertuliskan nama komunitas-komunitas daerah asal atau SMA asal. Mereka memakai pakaian korsa masing-masing bikin tingkat ke-keren-an kakak-kakak mahasiswa itu lumayan meningkat. Wow!

Di tengah kebingungan itu, aku ketemu seorang lelaki yang membawa kertas bertuliskan “MKP”! Rasanya ketemu oase di tengah gurun sahara (lebay). Kakak yang kata temen-temen ternyata bernama Mahasin itu menanyaiku, “Jurusan MKP bukan, dek?” Aku yang saat itu bersama Esti, teman satu SMA yang juga diterima jalur undangan di MKP hanya menngagguk dan mengikuti arahan si kakak buat berkumpul di sayap barat GSP bersama Maba-Maba MKP lainnya.

Yah, itu kejadian setahun lalu. Beda lagi ceritanya kalo tahun ini. Tahun ini giliran aku yang nyambut Maba MKP 2013.

18 Juni 2013,
ada tes TOEFL buat adek-adek yang udah diterima jadi Maba UGM 2013 jalur undangan. Tempatnya sama kayak aku dulu, di GSP. Aku dan teman-teman MKP 2012 sudah menyiapkan penyambutan di Selasar Barat kampus Fisipol Bulaksumur. Ada yang bikin tulisan MKP di kertas suergede, ada yang nyiapin formulir pendaftaran buat PPSMB Jurusan, ada yang nyiapin meja kecil buat adek2 Maba ngisi formulir, ada yang nyiapin minum sama snack buat maba, ada yang maen poker, ada yang maen Uno, ada yang foto-foto, ada yang ngerjain paper (looh?). Iyaa, pokoknya ada semua. Kami sangat antusias menyambut adek-adek baru :D

Ini nih fotonya, sayang aku nggak punya foto pas adek-adek mabanya dateng :(












July 09, 2013 No comments
Setelah open recruitment dan pengumuman kepengurusan Himpunan Mahasiswa Jurusan Gamapi 2013, diadakan Leadership Camp buat para pengurus baru Gamapi (Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik) yaitu Sabtu-Minggu tanggal 16-17 Maret 2013. Leadership Camp yang diadakan di Desa Kebangsaan, Imogiri, Bantul ini intinya semacam acara pelatihan kepemimpinan dan menjalin keakraban buat para pengurus baru.

Kami berangkat dari Kampus Fisipol Unit II naik truk. Iya truk, man! Yang biasa dipakai buat ngangkut pasir. Asyik loh. Lo harus coba! Nggak gaul pokoknya kalo belum pernah naik truk :p Sekitar satu sentengah jam perjalanan dan kami sampai di lokasi. Tempatnya oke, sejuk. Banyak pohon jatinya. Agak gunung juga. Jadi, menurutku itu tempatnya sebenernya semacam padepokan. Tapi bukan buat bertapa, kata bapaknya yang punya padepokan sih emang tempat yang udah berdiri sejak 1998 itu biasa dipakai buat acara leadership training gitu.



picture taken by Mas Harji  Kalbuadi (Divisi Medsi Gamapi)


Sampai di sana, para pengurus baru dikasih pengarahan dan ada sharing tentang leadership sama alumni Gamapi yang dulu masih bernama KMAN (Keluarga Mahasiswa Administrasi Negara). Disitu terjadi diskusi dan tanya jawab juga. Nambah pengetahuan tentang berorganisasi. Trus malemnya ada nonton film dokumenter yang isinya tentang keindahan Indonesia. Dari situ diharap nasionalisme makin terinternalisasi dalam sanubari pengurus baru Gamapi.

Nah pas tengah malem, tiba-tiba pengurus dibangunkan. Trus kami bikin lingkaran sambil masing-masing punya satu lilin buat dijaga agar tetep nyala. Makna menjaga lilin ini mungkin adalah mengemban amanah. Nggak cuma diem njagain lilin sih, tapi kami juga sharing tentang perasaan terhadap Gamapi. Dilanjutkan bikin cap tangan di kain gelap yang ada tulisannya Gamapi. Habis itu tidur lagi.

nyanyi yel-yel sambil joged :D


Hari minggunya, kami game. Pengurus baru sama pengurus lama digabung, trus bikin kelompok-kelompok gitu. Ada empat macam permainan di empat pos berbeda, ada mainan tepung, ada mainan bola dengan satu kelompok badannya diiket rafia, ada merayap, dan tentunya ada game yang ngisi air ke pipa berlubang. Nah, antara pos satu dan yang lain itu berjauhan. Jadi kami harus berjalan menyusuri dataran tinggi di imogiri. Wuih seru banget, berasa di Merbabu lagi.




Selesai permainan yang seru abis itu, kami makan bareng. Oh iya, tiap kali makan itu kami bareng-bareng. Kayak kenduri gitu. Ini buat mngasah semangat kebersamaan kali ya. Asyik loh, meskipun makannya cuma mie sama krupuk tetep enak, karena bareng-bareng temen Gamapi pastinya.

Last, Gus Nas sang pemilik lokasi berkesempatan datang dan memberi nasehat:
to view from the top, you have three keys

1. climb the mountain
2. to go jungle
2. think like a lion
#gusnas,2013 
yuk semangat the next leader!!!! B) 


March 28, 2013 No comments
Penghujung Februari 2013...

Aku bangun pagi subuh-subuh kayak biasanya, habis itu sholat subuh, mandi, ngaji, terus siap-siap kuliah. Ya, di semester dua ini berhubung masih paketan jadi dapet jadwalnya pagi terus jam tujuh. Alhamdulillah, sejauh ini belum pernah telat :)

Tapi hari ini...ketika aku udah ready mau berangkat. Kudapati sesuatu yang tentu saja bikin shock. What is that? Kawan, ban motorku bocor! Udah jam 6.30 dan jarak Krapyak ke Kampus UGM adalah sekitar 20 menit perjalan dengan motor. Kalo dengan bis lebih lama lagi. Temenku pernah terpaksa pakai bis, dan itu nyaris satu jam karena jalurnya muter-muter. Alhamdulillah, masih ada anak santri pelajar yang sekolahnya deket kampusku yang belum berangkat. Dengan baik hati, dia menawariku untuk berangkat bareng. Akupun mengiyakan. Alhamdulillah sampai di kampus jam 06.55...nggak telat. :) Aku pun mengikuti mata kuliah Pengantar Manajemen Publik dengan riang gembira :D

Kuliah selesai jam sembilan kurang. Karena tadi pagi nggak sempet sarapan, aku sama temen-temen sarapan dulu di tempat maem deket kampus. Oh ya, hari ini kan ada pemotretan buat Pengurus Baru Gamapi (Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik) di Balairung UGM. Jadi habis makan kami langsung cabut ke Balairung buat pemotretan.

Di Balairung, kami foto bareng Pengurus Gamapi (angkatan 2011 dengan 2012) pakai baju PDL Jurusan Kami. Sayangnya, foto di Balairung hasilnya nggak begitu oke karena panas dan agak gak mendukung lighting. Jadilah kami pindah ke Selasar Kampus Fisipol UGM yang lebih sejuk dan oke. Di sini, take foto beberapa kali dengan berbagai pose, ada yang biasa ada yang agak alay juga. Yang penting hepi :p

Terjadi lagi hal yang bikin syedih, ternyata selain foto bareng-bareng pakai baju PDL. Ada juga foto per Divisi, dan tiap Divisi pakai dresscode sendiri-sendiri. Kawan, aku nggak dapet SMS kalo Jadilah, aku nggak bawa -____- Akupun harus pinjem baju batik temenku. Sayangnya friends, baju batik temenku modelnya outer dan kalau tak pake, lengannya cuma sampai siku. Nggak nyaman sebenernya daaaann lumayan aneh :s Tapi tetep aku pakai foto agak bete sih. Tapi udahlah, tetep keren kok :p

Acara foto-foto ini memakan waktu cukup lama, dan entah kenapa terasa melelahkan. Mungkin juga karena efek semalam begadang ngerjain tugas. Hehe. Baru sekitar jam 12 foto selesai. Kami balik lagi ke kampus Fisipol Unit II di Sekip. Tidak lupa sebelumnya foto-foto dulu :p Sampai di Sekip. Kami sholat dhuhur dan langsung masuk kelas buat kuliah Pengantar Kebijakan Publik.
Nata-NurulAziza-Saya-Esti-Tiara. Difoto sama Rigby :)


Begitu kuliah selesai, aku sama temen-temen ke Perpusatakaan pusat, nyari buku buat tugas. Susah, tapi kami terus berjuang mencari dan alhamdulillah dapet :D. Aku pun pulang bareng temenku yang tinggal di Krapyak juga, anak Fakultas MIPA.

Oke itulah segores catatan tentang perjalananku hari ini. Ada suka ada duka, baik buruknya sudah pasti ada hikmahnya *nyanyi. Selamat Hari Rabu! Songsong awal bulan dengan semangat yang lebih dahsyat!! :D

Seeyounextnote:)

February 28, 2013 No comments
Gamatrust atau Gadjah Mada Try Out and Socialization adalah sebuah acara tryout SNMPTN dan sosialisasi Perguruan Tinggi kepada para pelajar SMA, khususnya region Magelang yang diselenggarkan oleh Image (Ikatan Mahasiswa Gadjah Mada Magelang). Acara ini sebenernya adalah bagian dari Simultan, yaitu acara serupa yang diselenggarakan di 17 daerah se-Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Jadi, tiap-tiap perkumpulan mahasiswa menyelenggarakan acara itu di daerah masing-masing pada hari yang sama, Minggu, 3 Februari 2013. Nantinya, hasil dari Tryout itu akan dirangking secara menyeluruh 17 daerah digabungkan.


Peserta Gamatrust#3 mulai berdatangan.

Mencari ruangan tryout.

Peserta Gamatrust#3 sedang mengerjakan soal.
 
Di Magelang sendiri, acara ini diadakan di Gedung Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Kesehatan Kampus II Universitas Muhamadiyah Magelang. Antusiasme pelajar SMA yang mengikuti tryout cukup tinggi yaitu sekitar 700 peserta baik dari Kota maupun Kabupaten Magelang. Namun, tetap saja peserta yang ikut tidak seramai Gamatrust#2 tahun lalu, karena hari Senin, 4 Februari 2013 Dinas Pendidikan Kota Magelang, menyelenggarakan Uji Coba UN untuk pelajar SMA. Sehingga kebanyakan pelajar SMA di Kota memilih tidak ikut dan belajar buat Uco UN. Tapi tetep dong, acara ini berlangsung seru.

Selain tryout, Image mengundang perwakilan Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi untuk datang dan memeberikan sosialisasi. Jadi, para pelajar ini nantinya memiliki gambaran ke perguruan tinggi mana mereka akan melanjutkan studinya. Nah, kebetulan aku tergabung sebagi Seksi Humas, dan menjadi LO untuk UNS dan IPB. Teman-teman dari Ikammas (Ikatan Keluarga Mahasiswa Magelang Surakarta) bisa hadir dan stand mereka juga keren banget. Ada patung kayak danbo gitu tapi ukuran raksasa. Ada sahabatku, Harry (Akuntansi 2010) dan kakak kelasku waktu SMA, Mas Dwi Adya (PJKR 2010) yang sangat membantu dalam komunikasi dengan UNS. Thanks, mas mas. Sayangnya IPB nggak bisa hadir. Dari kawan-kawan IPB yang aku hubungi, mereka semua sedang ada acara di tanggal itu. Jadilah mereka batal hadir. Selain UNS, masih ada beberapa PT yang turur dalam expo ini, ada UI, STAN, Undip, Unsoed, Poltekkes Semarang, Polines, UNY, UGM, UMM, Unnes, dll.

Gamatrust#3 yang diketuai oleh Mas Ahmad Rizaqi (Teknik Sipil 2011), jelas bermanfaat nggak Cuma buat adik-adik pesertanya aja. Tapi juga sekaligus sebagai ajang reuni buat para panitia dengan teman-teman semasa sekolah. Kayak aku misalnya, bisa ketemu Ratna (Poltekkes) yang merupakan teman seperjuanganku waktu bikin majalah pas SMA dulu. Ketemu Tutut (Unnes) salah satu dari teman yang asyik pas jaman SMP. Katemu Santo (UNS), temen sekelas waktu SMA yang paling sering dikerjain. Dan tentu saja wajib ngerjain dia pas ketemu :p Ketemu Icak (UNS) my bubbuu polepel, nggak lupa dong foto bareng sama Icak. Juga Harry (UNS), lama banget nggak ketemu sama sahabatku yang satu ini. Tapi Harry kok agak diem gitu ya,  jadi segan ngajak ngobrol dia. Ah, mungkin Harry lagi galau kali ya. Heheh.

Eh, ada live music juga loh di Gamatrust#3. Ada tiga band yang ngisi. Ada satu band dari UMM, ada satu lagi yang aku lupa namanya, dan band reggae namanya Rainbow Cake. Rainbow Cake ini, tiga anggotanya adalah temen SMP. Ada Irfan (bass), Awal (vokal), dan Adit (drum), selain itu masih ada empat personil lain. Dan Rainbow Cake sukses menghentak sore di UMM. Perform mereka emang keren dan lagu yang dibawakan juga enak buat goyang. Hehe. Sukses selalu dah buat Rainbow Cake :D Tahun depan, main di Gamatrust lagi yak!
Perform dari Rainbow Cake Reggae.

Overall, Gamatrust#3 kali ini berjalan cukup sukses. Yah, meskipun ketika mau pulang aku baru menyadari bahwa kunci motorku ketinggalan di tasnya Hani. Karena Hani pulang duluan, dan aku tahu dia nggak bakal mau nganterin kunci motorku. Jadilah aku samperin ke rumahnya pake motornya Ngita, untung rumahnya deket. Hehe.

Last, salut deh sama Seksi Perlengkapan Gamatrust#3 yang cuma berlima. Kalian perkasa!!! :D
February 27, 2013 No comments
Older Posts

About me

About Me

Live in small and lovely town, Magelang. Enjoy making DIY project, especially hand-embroidery. Really love writing here, share some thoughts, experience, and everything that popping in my mind.

Follow Us

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Popular Posts

  • Jalan-jalan ke Banyuwangi (3): Pendakian Gunung Ijen
    Setelah puas menikmati pesona Taman Nasional Baluran di Situbondo (seperti yang telah saya tuliskan sebelumnya), saya sholat kemudian ma...
  • Jalan-jalan ke Banyuwangi (2): Bacpacker ke Baluran di Musim Hujan
    Setelah kemarin menulis tentang rincian teknis jalan-jalan ke Banyuwangi, kali ini saya hendak menuliskan cerita tentang tempat wisatanya. ...
  • Nasi Goreng, Mimpi, dan Playlist
    Ide untuk membuat tulisan ini sudah terlintas sejak beberapa hari lalu, tapi sengaja saya biarkan mengendap dulu di kepala karena banyaknya...
  • Jalan-Jalan ke Banyuwangi (1): Itinerary, Transportasi, dan Biaya
    Banyuwangi adalah sebuah tempat yang ingin saya kunjungi sejak sebelum KKN. Saya bahkan sudah menggali informasi dari teman kuliah yang sud...
  • Tentang Kerajinan Kristik
    Selain menyulam yang telah saya bahas sebelumnya, di tahun 2018 ini saya juga mulai bikin kristik lagi. Sejauh ini, sudah ada dua kristik y...
  • Perkara Memasak
    Seminggu lebih berlalu setelah Hari Raya Idul Adha dan baru hari ini saya sempat memasak daging kurban. Tak lain, adalah karena pada Hari R...
  • Sebuah Kesempatan: MDP V Net Mediatama Television
    Sabtu sore, seminggu lalu, saya mendapat email dari Net Mediatama (perusahaannya Net TV) yang menyatakan bahwa saya lolos seleksi administr...
  • [K-Drama] Queen Seondeok: Kisah Cinta Deokman, Kim Yu Shin, dan Bidam
    Sebuah drama yang tanpa kisah percintaan sepertinya akan terasa hambar, sehambar hidup tanpa cinta mungkin #halah maka The Great Queen Seon...
  • [K-Drama] Ringkasan Drama The Great Queen Seondeok: Perjuangan Wanita Meraih Tahta
    [ WARNING : Tulisan ini bakal sangat panjang, karena emang banyak yang harus dibahas dan karena saya begitu antusias. Nggak tahu lagi g...
  • Prangko Edisi Khusus Asian Games 2018 Jakarta-Palembang
    Halo, sudah berapa tahun cahaya saya nggak nulis blog? Ketiadaan materi membuat saya jarang nulis huhuhu, so sad . Kalau ada usulan ide bol...

Labels

  • DIY Project
  • Drama Korea
  • Jalan-jalan
  • KKN
  • Korean Wave
  • Life Story
  • Something Wonderful
  • Thoughts

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2025 (3)
    • ▼  December (1)
      • Overwhelmed
    • ►  October (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2022 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2020 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  September (5)
    • ►  July (2)
    • ►  April (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  October (1)
    • ►  May (2)
    • ►  February (1)
  • ►  2018 (29)
    • ►  December (5)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2017 (35)
    • ►  December (7)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  January (11)
  • ►  2016 (28)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (2)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (5)
    • ►  January (2)
  • ►  2015 (9)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
    • ►  April (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (5)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (4)
    • ►  April (5)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
    • ►  January (11)
  • ►  2013 (46)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (9)
    • ►  September (8)
    • ►  August (8)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (6)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (7)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
  • ►  2011 (19)
    • ►  October (1)
    • ►  August (4)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (1)
    • ►  March (8)
  • ►  2010 (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  February (1)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose