­

Kenapa Harus Kamu, Nona?

Lagi-lagi aku sampai pada titik ini. Dimana aku harus melihat matamu basah oleh lelaki yang sama. Aku harus mendengar kisah-kisah yang tak pernah beda. Aku harus menyaksikan nafasmu sesak karena terisak. Seperih itukah? Nona, kenapa harus kamu? Aku tahu kau pemberani. Aku pun tahu kau cukup kuat. Tapi jika...

Continue Reading